Breaking News:

Berita Kotabaru

Beli Sampel Buah dan Sayur di Pasar, Asisten Perekonomian Setda Kotabaru Cek Ambang Baku Pestisida

Ambang baku penggunaan pestisida pada sayur dan buah-buahan di Kotabaru Kalsel dicek.

Penulis: Herliansyah
Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Asisten II Setda Kotabaru H Akhmad Rivai membeli sampel sayur untuk diuji ambang batas penggunaan pestisida, Rabu (5/5/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Ambang baku penggunaan pestisida pada sayur dan buah-buahan yang dipasarkan di Kotabaru Kalsel dicek.

Pengecekan beberapa sampel dibeli dari pedagang di antaranya di Pasar Kemakmuran, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

Di antara beberapa sayuran dan buah-buahan diuji penggunaan pestisida apakah melebihi ambang batas, seperti anggur dan buah-buahan lainnya, sedangkan sayuran diuji adalah jenis sawi. 

Pengujian ambang batas penggunaan pestisida buah dan sayur yang dijual pedagang, oleh SKPD terkait yang dikoordinatori Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotabaru H Akhmad Rivai. 

Baca juga: Waspadai Pupuk dan Pestisida Palsu, Pemkab Tanbu Lakukan Rakor Terkait Pengawasan

Baca juga: 7 Buah dan Sayur Tinggi Vitamin C, Cocok Jaga Daya Tahan Tubuh saat Corona

Menurut Rivai, sayur dan buah dibeli sekaligus sampel pengujian ambang batas penggunaan pestisida. Terkhusus buah, selain dibeli di pedagang Pasar Kemakmuran mereka juga menguji buah dari pedagang yang berjualan di pinggir jalan.

"Buah dibeli dijadikan sampel pengujian, apakah ada yang di atas ambang batas penggunaan pestisida," ujar Rivai kepada banjarmasinpost.co.id, Rabu (5/5/2021).

Dipastikan Rivai, sampel buah dan sayur yang diuji hasilnya diketahui setelah dua hari.

"Makanya sampel diuji (sayur dan buah) langsung dibeli. Buah diuji itukan yang didatangkan langsung dari Banjarmasin," katanya. 

Baca juga: Pasokan dari Petani Melimpah, Kini Harga Sayur di Kalsel Kembali Normal

Jika ada jenis sayur dan buah melebihi ambang batas penggunaan pestisida, sangsi awal berupa teguran.

Oleh karena itu, selain sampel sayur dan buah dibeli dari pedagang diberikan teguran. Tapi juga agen sekaligus distributor.(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved