Breaking News:

Bumi Selidah

Prokopimda Pemkab Barito Kuala Gelar Rakor dan Bimtek KIM PRODUK KOPI

Kelompok Informasi Masyarakat Bagian Protokol, Dokumentasi dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Batola untuk bantu menyebarkan informasi program pembangunan

PROKOPIMDA PEMKAB BATOLA
Kepala Bagian Prokopimda Setda barito Kuala (Batola), Hery Sasmita, saat memaparkan materi tentang KIM Produk Kopi, di Kota Marabahan, Kabupaten Batola, Kalimantan Selatan, Rabu (5/5/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Bagian Protokol, Dokumentasi, dan Komunikasi Pimpinan Daerah (Prokopimda) Kabupaten Barito Kuala (Batola) menggelar Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis. 

Agendanya, terkait pembentukan KIM PRODUK KOPI (Kelompok Informasi Masyarakat Bagian Protokol, Dokumentasi dan Komunikasi Pimpinan) Kabupaten Batola, Kalimantan Selatan.

Kegiatan Rakor dan Bimtek KIM PRODUK KOPI ini terbagi dalam beberapa tahap. Sedangkan pesertanya berasal dari aparatur desa/kelurahan yang terdapat 195 desa dan 6 kelurahan masing-masing 1 orang. 

Rakor yang diselenggarakan di Aula Selidah Kantor Bupati Batola ini dibuka Plh Sekda Batola, H Zulkifli Yadi Noor, Selasa (4/5/2021). 

Dikatakan, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Bagian Prokopimda.

Rapat koordinasi dan bimbingan teknis, terkait pembentukan KIM PRODUK KOPI (Kelompok Informasi Masyarakat Bagian Protokol, Dokumentasi dan Komunikasi Pimpinan) di Kota Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, Rabu (5/5/2021).
Rapat koordinasi dan bimbingan teknis, terkait pembentukan KIM PRODUK KOPI (Kelompok Informasi Masyarakat Bagian Protokol, Dokumentasi dan Komunikasi Pimpinan) di Kota Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, Rabu (5/5/2021). (PROKOPIMDA PEMKAB BATOLA)

Ia menilai, Rakor dan Bimtek KIM PRODUK KOPI sebagai bentuk inovasi dalam upaya mengoptimalkan penyebaran informasi ke masyarakat, khususnya masyarakat perdesaan. 

Lelaki yang akrap disapa Zul itu, mengatakan, level kemajuan suatu negara maupun wilayah bisa diukur dari seberapa inovasi yang dilaksanakan. Begitu pula peradaban terlahir dari adanya inovasi yang tercipta.

“Inovasi itu biasanya menjawab persoalan yang ada, walau pun tidak excited,” papar Kepala Bappelitbang Batola itu.  

Terkait inovasi informasi KIM PRODUK KOPI, lelaki yang juga pernah menjabat Kadistan TPH Batola itu mengutarakan, sekarang memang zamannya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Tabri
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved