Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Tim AnandaMu Kembali Ajukan Gugatan, KPU Banjarmasin Langsung Konsultasi ke KPU RI

Paslon nomor urut 04 yakni Hj Ananda-Mushaffa Zakir (AnandaMu)kembali mengajukkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) RI.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Salah seorang warga di Kelurahan Basirih Selatan sedang menggunakan hak pilihnya pada Rabu (28/4/2021) lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Gugatan kembali diajukkan oleh tim pasangan calon (paslon) Hj Ananda-Mushaffa Zakir (AnandaMu) terkait hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada (Pilwali) Banjarmasin 2020.

Dengan adanya gugatan tersebut, maka penetapan paslon terpilih bahkan juga pelantikan paslon petahana yakni H Ibnu Sina-Arifin Noor pun terancam kembali terganjal.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarmasin sendiri sudah melakukan rapat pleno penetapan rekapitulasi surat suara tingkat kota Banjarmasin pada Minggu (2/5/2021).

Sesuai dengan tahapan yang ada, lima hari setelah dilakukannya pleno tersebut (dengan catatan tidak ada gugatan) maka paslon dengan suara terbanyak bisa langsung ditetapkan sebagai paslon terpilih untuk selanjutnya dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin.

Baca juga: Pleno Pilkada Banjarmasin Menangkan Petahana, Tim AnandaMU Keberatan Lalu Lakukan Ini

Baca juga: Hasil Akhir Pilkada Banjarmasin, Rapat Pleno KPU Nyatakan Petahana Menang

Namun hanya berselang dua hari setelah pleno rekapitulasi suara tingkat kota Banjarmasin dilakukan, diketahui tim AnandaMu mengajukkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) RI.

Terkait hal ini pula, KPU Banjarmasin pun akan mengkonsultasikannya kepada KPU RI. Bahkan diketahui KPU Banjarmasin sudah bertolak menuju Jakarta untuk mendatangi KPU RI.

"Kami mau konsultasikan ini dengan KPU RI, dan ini kami lagi berangkat. Apakah akan tetap penetapan atau seperti apa ? Berhubung adanya sengketa ini," ujar Ketua KPU Banjarmasin, Rahmiati Wahdah, Rabu (5/5/2021) sore.

Rahmiati sendiri mengaku juga mengaku masih belum mengetahui secara detil terkait adanya gugatan yang kembali dilakukan oleh paslon AnandaMu tersebut.

"Kita ada melihat, tapi sepertinya masih belum ada nomor registernya," katanya.

Berdasarkan rekapitulasi yang dilakukan oleh KPU Banjarmasin, paslon nomor urut 02 yakni H Ibnu Sina-Arifin Noor meraup suara terbanyak yakni 89.378 suara, sementara AnandaMu (nomor urut 04) mengantongi 81.262 suara.

Sedangkan di urutan ketiga ditempati paslon Haris Makkie-Ilham Nor (nomor urut 01) dengan total 34.865 suara sedangkan di urutan keempat ditempati oleh paslon Khairul Saleh-Habib Ali (nomor urut 03) dengan perolehan 29.926 suara.

Baca juga: Pilkada Kalsel 2020, Bawaslu Banjarmasin Kaji Dugaan Politik Uang yang Menyeret Petugas KPPS

Sementara untuk gugatan dari tim AnandaMu sudah dicatat di Buku Pengajuan Permohonan 
Pemohon Elektronik (e-BP3) dan tercantum di website resmi Mahkamah Konstitusi (MK) RI yakni www.mkri.id.

Permohonan PHP Wali Kota Banjarmasin ini masuk pada Selasa (4/5/2021) pukul 23.32 WIB dengan pemohon paslon AnandaMu dan kuasa hukumnya adalah M Rizky Hidayat. Sedangkan yang menjadi termohonnya adalah KPU Banjarmasin. (Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved