Breaking News:

Berita Banjarmasin

Abai Larangan Mudik, ASN Pemko Banjarmasin Siap-siap Disanksi

Penjabat Wali Kota Banjarmasin yakni Akhmad Fydayeen pun mengingatkan agar ASN di lingkup Pemko Banjarmasin menaati larangan mudik

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Pj Wali Kota Akhmad Fydayeen mengingatkan ASN Pemko Banjarmasin untuk mematuhi larangan mudik lebaran 2021, Kamis (6/5/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Terhitung sejak hari ini Kamis (6/5/2021), Pemerintah secara resmi melarang aktivitas mudik meskipun menjelang lebaran Idul Fitri 2021.

Kebijakan yang bertujuan mencegah terjadinya penularan Covid-19 secara masif ini akan berlangsung hingga 17 Mei 2021.

Tidak hanya untuk masyarakat umum saja, larangan mudik ini pun juga diberlakukan untuk mereka yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

Untuk itulah, Penjabat Wali Kota Banjarmasin yakni Akhmad Fydayeen pun mengingatkan agar ASN di lingkup Pemko Banjarmasin menaati larangan mudik tersebut.

Baca juga: Hari Pertama Peniadaan Mudik, Puluhan Kendaraan Diminta Putar Balik Petugas Pos Perbatasan di Kapuas

Baca juga: Video Polwan Bahas Penyekatan Mudik Ramai Beredar, Begini Kata Kabid Humas Polda Kalsel

Baca juga: Tinjau Pos Cek Poin Peniadaan Mudik di Perbatasan, Wabup Tabalong Minta Petugas Bertindak Humanis

"Larangan mudik ini juga berlaku bagi ASN, jadi tidak boleh ada yang mudik," ujar Fydayeen saat ditemui di Balai Kota, Kamis (6/5/2021) siang.

Fydayeen pun menegaskan bahwa sanksi pun bakal menanti bagi ASN yang tetap ngotot atau mengabaikan larangan mudik tersebut.

"Sanksi sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) 53 tentang larangan dan kewajiban PNS. Ada sanksinya disitu, mulai dari ringan, sedang dan berat bahkan sampai pemberhentian," katanya.

Pria yang juga menjabat Kepala Inspektur Provinsi Kalimantan Selatanp ini pun menerangkan bahwa pihaknya pun tidak main-main jika nantinya ada menerima laporan serta bukti ada ASN yang ngotot melakukan mudik.

"Kalau ada yang melapor, ada yang mudik kemudian disertai foto dan ada alat buktinya, inspektorat akan periksa itu. Bahkan juga di Pemko Banjarmasin sudah ada E-Lapor," terangnya.

Baca juga: Hari Pertama Peniadaan Mudik Lebaran 1442 H, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Sepi

Tidak hanya sekadar mudik, Fydayeen pun juga menghimbau agar ASN di lingkup Pemko Banjarmasin juga tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menjadi sebuah kerumunan.

"Sudah ada juga SE dari Mendagri agar ASN tidak melakukan kegiatan halal bihalal agar tidak terjadi kerumunan," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved