Breaking News:

Berita Banjarmasin

Hari Pertama Peniadaan Mudik Lebaran 1442 H, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Sepi

Hari pertama masa peniadaan mudik, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin terpantau sepi. Terlihat tidak ada satupun penumpang kapal yang berada di kursi tung

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
Suasana pelabuhan trisakti banjarmasin hari pertama masa peniadaan mudik. Kamis (6/52021). 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hari pertama masa peniadaan mudik, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin terpantau sepi. Terlihat tidak ada satupun penumpang kapal yang berada di kursi tunggu keberangkat.

Hanya saja terlihat sejumlah petugas gabungan TNI/Polri, dan Instansi terkait yang sedang berjaga.

Kondisi itu bahkan telah terjadi, beberapa hari sebelum diberlakukannnya kebijakan peniadaan mudik Idul Fitri 1442 H.

Dikonfirmasi General Manager Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Imran Rasidi membenarkan kondisi terkini kawasan Pelabuhan Trisakti tersebut.

Baca juga: Peniadaan Mudik 2021, Parkir Inap Bandara Syamsuddin Noor Banyak Yang Tutup

Baca juga: VIDEO Hari Pertama Peniadaan Mudik, Bandara Syamsuddin Noor Sepi Melompong

Baca juga: Mulai Hari Ini, Penyekatan Mudik di Perbatasan Kalsel-Teng Efektif Beroperasi

Baca juga: Hari Pertama Peniadaan Mudik Lebaran, Suasana di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Sepi

Menurutnya sepinya penumpang kapal saat masa peniadaan mudik, lantaran sudah banyak dari mereka yang berangkat lebih dulu.

"Dari data yang kami punya pada awal April sudah terjadi lonjakan penumpang, yang biasa hanya 75 sampai seratus, jadi 250 sampai 300," ungkapnya.

Diungkapkan Imron bahwa Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, terakhir kali memberangkatkan kapal berisi penumpang pada Rabu (5/5/2021) malam.

"Terakhir malam tadi ada kapal berangkat yang membawa penumpang, kalau hari ini sudah tidak ada lagi," ujarnya.

Meski sepi dari penumpang, Pelabuhan Trisakti tetap beroperasi normal seperti biasa, karena masih melayani truk-truk angkutan barang.

Selain truk angkutan barang, kapal juga masih bisa melayani Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) kategori dikecualikan.

"Dikecualikan itu maksudnya bekerja atau dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka atau meninggal dunia, dan ibu hamil atau kepentingan persalinan," katanya. Kamis (6/5/2021).
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved