Breaking News:

Haji 2021

Ibadah Haji 2021 Kemungkinan Tanpa Jemaah Luar Negeri, Arab Saudi Masih Mempertimbangkan

Arab Saudi tengah mempertimbangkan untuk melarang jemaah haji luar negeri untuk tahun kedua berturut-turut. Ibadah haji 2021 tanpa jemaah luar negeri.

Editor: M.Risman Noor
AFP/HO/SAUDI MINISTRY OF MEDIA
Umat Muslim mengitari Kabah saat melakukan tawaf ibadah haji dengan penerapan protokol kesehatan di Masjidil Haram, Kota Mekah, Arab Saudi, Minggu (2/8/2020). Pelaksanaan haji yang istimewa tahun ini di tengah pandemi Covid-19 hanya diikuti sekitar 1.000 jemaah, dengan protokol kesehatan yang ketat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Melihat kasus Covid-19 yang belum mereda, Arab Saudi mempertimbangkan kembali ibadah haji 2021 tanpa jemaah luar negeri.

Belum diputuskan secara resmi memang. Namun ada kemungkinan hal itu terjadi kembali di tahun 2021 layaknya ibadah haji 2020.

Pertimbangan utama kasus covid-19 masih belum mereda. Beberapa negara lain kasusnya malah bertambah parah, salah satunya India.

Masalah vaksinasi juga dipandang belum efektif mereda penyebaran wabah corona.

Baca juga: Viral di India, Pengantin Batalkan Pernikahan Gegara Calon Suami Tak Bisa Hitung Perkalian Dua

Baca juga: Update Kasus Baru Covid-19 Nasional : Kini Total 1.697.305 Orang

Arab Saudi tengah mempertimbangkan untuk melarang jemaah haji luar negeri untuk tahun kedua berturut-turut.

Ilustrasi Pelaksanaan Ibadah Haji di Mekkah
Ilustrasi Pelaksanaan Ibadah Haji di Mekkah (Kementerian Agama RI)

Pertimbangan itu muncul karena kasus Covid-19 meningkat secara global, dan kekhawatiran akan munculnya varian baru, dua sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada Reuters pada Rabu (5/5/2021).

Langkah tersebut akan membatasi ziarah ke Mekkah. Meski warga negara Arab Saudi dan penduduk kerajaan tersebut, masih diizinkan jika sudah divaksin, atau telah pulih dari Covid-19 setidaknya beberapa bulan sebelumnya.

“Sementara ada diskusi tentang kemungkinan larangan dilakukan, (tapi) belum ada keputusan akhir apakah akan menerapkannya,” kata mereka.

Dua sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan, otoritas Saudi awalnya sempat berencana mengizinkan sejumlah jemaah haji yang sudah divaksin dari luar negeri. Tetapi karena adanya kebingungan tentang jenis vaksin, kemanjurannya, dan kemunculan varian baru. Hal ini mendorong para pejabat mempertimbangkan kembali kebijakannya.

Kantor media pemerintah tidak menanggapi permintaan komentar dari Reuters. Infeksi Covid-19 masih meningkat di 35 negara secara global.

Baca juga: Wabah Corona Kalsel, Karyawan Hotel dan Resto di Banjarbaru Jalani Vaksin Covid-19

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved