Breaking News:

Berita Banjarbaru

Peniadaan Mudik 2021, Parkir Inap Bandara Syamsuddin Noor Banyak Yang Tutup

Jasa parkir inap motor dan mobil di kawasan Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarbaru yang biasanya selalu ramai dan sibuk menjelang Lebaran ki

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/khairil rahim
Parkir Inap CV Alifa Raju Anugerah tetap buka walau usaha lainnya memilih tutup disaat pemberlakuan peniadaan mudik 2021 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASIN POST.CO,ID, BANJARBARU- Jasa parkir inap motor dan mobil di kawasan Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarbaru yang biasanya selalu ramai dan sibuk menjelang Lebaran kini sebaliknya.

Usaha jasa penitipan kendaraan bagi yang bepergian ini terlihat lesu disaat hari pertama pemberlakuan larangan mudik pada Kamis (6/5/2021).

Bahkan banyak diantaranya para pengelola memilih menutup jasanya karena hampir tidak ada pelanggan yang masuk menitipkan mobil dan motor.

Berdasarkan pantauan Banjarmasin Post Kamis siang, hampir semua jasa penitipan motor dan mobil yang berada di kawasan Jalan Angkasa maupun jalan Lingkar Utara memilih tutup.

Baca juga: VIDEO Hari Pertama Peniadaan Mudik, Bandara Syamsuddin Noor Sepi Melompong

Baca juga: Mulai Hari Ini, Penyekatan Mudik di Perbatasan Kalsel-Teng Efektif Beroperasi

Baca juga: Hari Pertama Peniadaan Mudik Lebaran, Suasana di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Sepi

Baca juga: Gak Bisa Mudik? Inilah 30 Kata Mutiara Sambut Lebaran 2021, Cocok Jadi Status WA, IG dan Twitter

Hanya ada beberapa lahan parkir inap yang terisi terutama di Jalan Lingkar Utara walau hanya 1-2 mobil dan beberapa motor. Parkir Inap CV Alifa Raju Anugerah salah satunya.

"Untuk hari ini sepi sekali tidak ada yang menginap sama sekali," kata pengelola CV Alifa Raju Anugerah, Hamdi.

Hamdi menambahkan sepinya pelanggan datang ini dampak dari perintah peniadaan mudik dari pemerintah.

"Yang ada ini hanya motor dari karyawan yang bekerja di bandara. Kalau motor dan mobil yang menginap tidak ada masuk hari ini," sebut dia.

Keadaan ini jelas memukul ekonominya sebab biasanya dalam sehari minimal lima mobil dan beberapa motor yang menginap.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved