Breaking News:

Berita Tanahbumbu

Silaturahmi Ramadan Pj Gubernur Jadi Sorotan Anggota DPRD Tanahbumbu Kalsel

Anggota DPRD Tanahbumbu menyorot kegiatan silaturahmi Ramadan yang dilakukan Pj Gubernur Kalsel Safrizal Za

istimewa
Anggota DPRD Tanbu Fawahisah Mahabbatan menyoroti kegiatan Silaturahmi Pj Gubernur Safrizal ZA ke Tanbu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) telah mengeluarkan Surat Edaran kepada seluruh Gubernur dan Bupati Walikota Seluruh Indonesia, terkait pembatasan buka puasa bersama.

Surat Edaran Kemendagri itu keluar pada 4 Mei 2021, No 800/2794/SJ Tentang pembatasan Kegiatan Buka Puasa bersama pada bulan ramadan dan larangan buka Open House Lebaran 1442 H.

Isinya, meminta kepada Gubernur atau Bupati/walikota mengambil langkah-langkah sebagai berikut, yakni melakukan pembatasan kegiatam buka bersama tidak melebihi jumlah keluarga inti ditambah 5 orang selama Ramadan.

Poin lainnya, mengintruksikan kepada seluruh kepala daerah agar tidak membuka acara halal bihalal atau open house Hari Raya Idul Fitri. 

Baca juga: Bupati Banjar Saidi Mansyur Sambut Safari Ramadan Pj Gubernur Kalsel

Baca juga: Safari Ramadan ke Perkampungan di Tala, Sukamta Salurkan Bantuan Hingga Hibah Ratusan Juta

Namun terkait edaran tersebut, dikabarkan PJ Gubernur Kalimantan Selatan, justru bakal datang ke Tanahbumbu melaksanakan silaturahmi Ramadan pada Sabtu (9/5/2021) sekitar pukul 17.00 wita di Kapet Batulicin, sesuai undangan tertulis yang beredar.

Rencana kedatangan PJ Gubernur Kalimantan Selatan, menjadi sorotan anggota DPRD Kabupaten Tanahbumbu, Fawahisah Mahabbatan. Bahkan informasinya, PJ Gubernur sudah mendatangi sejumlah Kabupaten Kota untuk Safari Ramadan.

Terlebih lagi, saat ini Bupati Tanahbumbu sudah mengeluarkan suart edaran dan patuhi arahan pimpinan dan Presiden. Bahkan Safari Ramadan yang sempat berjalan di Tanbu, harus dihentikan demi melaksanakan perintah Presiden, sehingga safari Ramadan di Tanbu tak lagi dilanjutkan menghindari penyebaran Covid-19.

"Bupati juga sudah mengeluarkan Surat Edaran bahkan menutup tempat-tempat wisata. Yang saya heran kok malah PJ Gubernur yang mau silaturahmi atau Safari ke Tanbu," kata Fawahisah Mahabbatan, Kamis (6/5/2021). 

Bagaimana ini, kan artinya bila dia melakukan safari ke Tanahbumbu jelas jadi kontradiktif dengan apa yang dia perintahkan dengan Bupati kepada masyarakat.

"Jadi apakah kita ini sebagai Rakyat, hanya karena seremonial, diberikan bahwa tidak boleh ? Sementara pejabat boleh, apa ada pengecualian soal ini," katanya.

Halaman
12
Penulis: Man Hidayat
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved