Breaking News:

Berita Kotabaru

Diguyur Hujan, Hari Ini PDAM Kotabaru Tidak Berlakukan Distribusi Bergilir

Turunnya hujan menambah stok air baku di beberap aintake PDAM Kotabaru, namun belum stabil.

banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Humas PDAM Kotabaru meninjau kondisi embung gunung ulin pasca diguyur hujan intensitas ringan, Jumat (7/5/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Hujan dengan intensitas ringan kemarin mengguyur di sebagian wilayah di Kotabaru.

Turunnya hujan menambah stok air baku di beberap aintake PDAM Kotabaru, namun belum stabil. 

Adanya penambahan air baku di beberapa intake ini , pihak PDAM untuk sementara tidak memberlakukan distribusi bergilir ke pelanggan.

Pihak PDAM berharap hujan masih mengguyur khususnya wilayah yang terdapat intake dalam beberapa hari ke depan. Walau dengan intensitas ringan.

Baca juga: PDAM Kotabaru Berlakukan Penggiliran Distribusi, Warga Minta Air ke Tetangga

Baca juga: 2 Pekan Tak Turun Hujan, Debit Sumber Air Baku PDAM Kotabaru Turun, Distribusi Air Terpaksa Digilir

"Alhamdulillah dampak turunnya hujan air baku ada penambahan di beberapa intake. Jadi hari ini distribusi air ke pelanggan tidak kami lakukan penggiliran," ujar Humas PDAM Kotabaru, Syarwani. 

Menurut Syarwani, pihaknya tidak lagi memberlakukan distribusi bergiliran khususnya pelanggan di wilayah langganan embung Tirawan.

Setelah adanya penambahan debit air menjadi 170 sentimeter, sebelumnya hanya 30 sentimeter. 

"Kalau dilihat. Mudah-mudahan terus bertambah air baku," ujar Syarwani.

Bahkan mewancanakan akan menghentikan distribusi bergilir, jika dalam seminggu ke depan hujan terus mengguyur dan stok air baku embung Tirawan kembali normal. 

Baca juga: PDAM Kotabaru Distribusikan Air Bergilir untuk Pelanggan Wilayah Layanan Gunung Perak

enyinggung soal intake gunung Perak, setelah hujan intensitas sedang mulai kemarin mengguyur. Debit ketinggian air sempat di posisi 100 sentimeter.  Namun, turun lagi dari posisi 20 sentimeter. 

"IPA gunung Ulin tadi malam (kamis malam) sempat di posisi ketinggian 130 sentimeter. Sekarang turun di posisi 25 sentimeter. Jadi belum semua stabil," pungkas Syarwani.(Banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved