Mayat Dalam Karung di HST
Pelaku Pembunuhan Mayat Dalam Karung di HST Diduga Keluarga Sendiri
Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan terkait kasus di temukannya mayat di belakang rumah pamannya, di DesaTabat Pahalatan, Kecamatan Lab
Penulis: Hanani | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan terkait kasus di temukannya mayat di belakang rumah pamannya, di DesaTabat Pahalatan, Kecamatan Labuanamas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis (6/5/ 2021) pukul 13.30 Wita lalu.
Korban yang dikubur dan dimasukkan dalam karung tersebut. Menurut informasi yang diperoleh banjarmasinpost.co.id, diduga dibunuh oleh pihak keluarganya sendiri.
Sudah ada dua orang dari pihak keluarga yang diperiksa di Polres HST, dengan status sementara sebagai saksi.
“Dari keterangan saksi, pembunuhan berawal dari perkelahian. Pelakunya lebih dari dua orang, masih ada hubungan keluarga. Setelah korban meregang nyawa, langsung dimasukkan dalam karung lalu dikubur,”kata sumber banjarmasinpost.co.id, dari warga setempat yang tak mau dikutif namanya.
Baca juga: Geger Mayat Dalam Karung di Belakang Rumah Warga Tabat Pahalatan HST
Dijelaskan, korban bernama Suriyadi (38) tinggal di Desa Tabat Padang Rt 03 Kecamatan LAU.
Namun, secara administrasi kependudukan (KTP) korban tercatat bukan warga Tabat Pahalatan. Adapun kuburan korban ditemukan di belakang rumah pamannya,Yusni.
Sementara sumber dari warga lainnya menyebut, korban sepakat dibunuh pihak keluarga karena selama ini tingkah lakunya meresahkan keluarga besar.
“Informasi yang kami peroleh pihak keluarga menghabisi korban karena melakukan pembelaan diri. Dia sering membuat hal yang meresahkan keluarga,”kata warga tadi.
Sementara Camat Labuanamas Utara Anhar membenarkan adanya peristiwa yang diduga dilakukan keluarganya sendiri tersebut. Namun, untuk informasi jelasnya, kata Camat sudah ditangani kepolisian.
Diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian bersama warga Desa Tabat Pahalatan melakukan pembongkaran kubur korban di belakang rumah pamannya, setelah menerima laporan aparat desa setempat, bahwa ada warga yang dikubur setelah dihabisi oleh pihak keluarganya.
Informasi mengenai keberadaan korban yang dikubur tersebut diperoleh aparat desa setelah menerima laporan salah satu pihak keluarga ke Balai Desa. (banjarmasinpost.co.id/hanani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/korban-pembunuhan-hst-tiga.jpg)