Breaking News:

Berita Tapin

Terbitkan Edaran Zakat Fitrah 2021, Kemenag Tapin Imbau Berzakat dengan Makanan Pokok

Kemenag Tapin mengeluarkan edaran terkait pelaksanaan zakat fitrah. Kemenag setempat mengimbau masyarakat berzakat dengan makanan pokok yakni beras

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/stanislaus Sene
Kepala Kemenag Tapin (Kiri) Bersama Ketua MUI Tapin (Kanan) Dalam Rapat Penetapan Penyaluran Zakat Fitrah, Jumat (7/5/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Zakat fitrah (zakat al-fitr) merupakan salah satu rukun Islam yang diwajibkan atas setiap jiwa baik lelaki maupun perempuan muslim yang harus ditunaikan pada bulan ramadhan menjelang idul Fitri, Jumat, (07/05/2021).

Menanggapi hal itu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapin mengeluarkan surat imbauan mengeluarkan zakat fitrah tahun 2021 untuk umat muslim Kabupaten Tapin.

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Tapin, DRS H Mahrus melalui Humas Kantor Kementrian Agama Kabupaten Tapin, Mursalin saat dikonfirmasi awak media mengatakan surat imbauan tentang zakat fitrah ini sudah dikeluarkan sejak bulan April lalu.

"Terkait besaran nilai zakat apabila dirupiahkan, kantor kementrian agama kabupaten Tapin tidak memutuskan zakat fitrah 1442 H ini dalam bentuk rupiah," ungkapnya.

Baca juga: Rukun Bayar Zakat Fitrah Ramadhan 2021, Ketahui Pula Niat dan Cara Menghitungnya

Baca juga: Warga Disarankan Beli Beras Zakat Fitrah ke Petani Lokal di Kalsel

Baca juga: Cara Hitung Zakat Fitrah 2021 untuk Diri Sendiri, Istri dan Anak: Simak Ceramah Ustadz Abdul Somad

Mursalin mengatakan kantor kementrian agama kabupaten Tapin mengeluarkan himbauan untuk berzakat dengan makanan pokok saja.

"Apabila masyarakat muslim di kabupaten Tapin hendak berzakat dengan uang, itu bisa saja namun tentunya harus sesuai dengan aturan," ungkapnya.

Ia mengatakan surat imbauan tentang zakat fitrah 1442 H tahun 2021 dengan nomor surat 0405/kk17.4-7/BA.03.2/4/2021 tertanggal 20 April 2021 lalu sudah berdasarkan hasil rapat antara Kementrian Agama, Pemerintah Kabupaten Tapin, MUI, BAZNAS, PC NU dan PC Muhamadiyah Kabupaten Tapin.

Sementara ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tapin, KH. Hamdani mengatakan zakat fitrah adalah kewajiban memberikan berupa makanan pokok oleh setiap jiwa laki laki, perempuan, anak anak dan dewasa.

"Diberikan kepada yang lebih berhak terutama fakir miskin berupa makanan pokok seperti di kita ini beras," jelasnya.

KH Hamdani mengatakan paling kurang 2,7 kg setiap orang menurut Mazhab imam Syafi'i dan jumhur ulama. Ini ditunaikan atau dikeluarkan sebelum shalat idul Fitri dilaksanakan.

"Edaran Kemenag Kabupaten Tapin tidak menetapkan nilai zakat fitrah dengan uang, artinya yang ingin mengeluarkan zakat fitrah masing-masing harus menyiapkan beras yang sesuai dengan jenis beras yang menjadi makanan pokok sehari-hari dengan kadar atau besaran yang sudah ditentukan yakni 2,7 kilogram," jelasnya.

Ia mengatakan hikmah penting dalam berzakat fitrah ini adalah memberikan rasa gembira, tercukupinya kebutuhan minimal hari itu terutama bagi fakir miskin, sehingga pihak yang menerima dapat berlebaran dengan penuh kegembiraan tanpa dibebani mencari nafkah.

Baca juga: Kumpulkan Zakat Fitrah dan Mal Pegawai, Kemenag Kapuas Salurkan Beras dan Uang Segini

Ia pun mengimbau kepada seluruh kaum muslimin untuk menunaikan kewajiban ini dengan menyalurkan zakat fitrahnya lewat Amil Amil Zakat fitrah di lingkungannya.

"Dan kepada Amil Zakat supaya sesegeranya membagikan kepada mustahik atau yang berhak menerima zakat," jelasnya. (banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved