Breaking News:

Berita Banjarmasin

Anggota DPRD Kalsel Lutfi Saifuddin Sebut Larangan Mudik Antar Kabupaten Kota Rugikan Masyarakat

Anggota DPRD Kalsel M M Lutfi Saifuddin sebut larangan mudik lebaran mestinya hanya untuk antar provinsi. Bukan antar kabupaten dan kota.

BANJARMASINPOST.CO.ID/MILNA SARI
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, HM Lutfi Saifuddin, mengatakan harusnya larangan mudik hanya antarprovinsi, bukan antarkabupaten dan kota, Sabtu (8/5/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Larangan mudik yang merupakan kebijakan pemerintah pusat, dinilai disalahartikan oleh pemerintah daerah.

Seperti yang dikemukakan anggota DPRD Kalimantan Selatan, HM Lutfi Saifuddin, Sabtu (8/5/2021), ada salah kaprah pengartian Larangan Mudik 2021 oleh pemerintah daerah. 

"Mestinya hanya untuk antar provinsi. Bukan antar kabupaten dan kota. Apalagi, diberlakukan seperti PSBB," terang lelaki yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kalsel ini.

Lebaran Idul Fitri, menurutnya adalah hari kemenangan bagi umat Islam setelah berpuasa menahan hawa nafsu sebulan penuh, bukan seperti terpenjara jam malam.

Baca juga: KMP Jembatan Musi Karam di Selat Pulau Laut Kalsel, Sopir Truk Sembako Rugi Rp 60 Jutaan

Baca juga: Pria Asal Malang Ditemukan Tewas di Kontrakan Dekat Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

Umat Islam, kini menurut politi Partai Demokrat tersebut, seperti kehilangan makna hari kemenangan. 

"Sebetulnya dalam kondisi perekonomian saat ini yang masih terpuruk, rasanya untuk biaya mudik pun orang berpikir dua kali," ungkapnya.

Terlebih kini adanya pelarangan lintas kabupaten kota pada pukul 22.00 Wita, menurutnya, perlu dipertanyakan manfaat dan efektivitasnya.

"Apa argumentasinya hingga diberlakukan, karena hanya beberapa jam saja. Jadi, tidak perlu rasanya. Justru lebih banyak merugikan masyarakat. Apa lagi ditambah batas waktu berjualan pada bulan Ramadhan ini, jelas sangat berpengaruh bagi masyarakat, khususnya para pedagang," imnbuh dia.

Baca juga: Tak Lengkapi Suket Negatif Covid-19, Pengendara Masuk Kalsel di Anjir Pasar Putar Balik

Baca juga: Belasan Pengunjung Siring Balai Kota Banjarmasin Langsung Dirapid Test Antigen

Diketahui, pemberlakuan larangan mudik dari tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Dilakukan penyekatan di tiap aglomerasi wilayah.

Warga yang ingin mudik diminta balik kanan, sementara yang membawa surat tugas atau keperluan darurat harus menyertakan surat negatif Covid-19 dari hasil Rapid Test Antigen.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved