Breaking News:

Berita Selebritis

Hazir Keluarkan Single Lagu Suluh Kuitan, Rekaman Vokal di Banjarmasin

Mangariut Bunyi Lalungkang Basubuhan. Mama Bagamat Mangatuk lawang. Mamusut bumbunan kapalaku, bashalawat. Liwarnya sayang........

Muhammad Hadzir
Muhammad Hadzir 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID. BANJARMASIN-Mangariut Bunyi Lalungkang Basubuhan
Mama Bagamat Mangatuk lawang
Mamusut bumbunan kapalaku, bashalawat
Liwarnya sayang........

Itulah penggalan syair lagu berjudul Suluh Kuitan yang dibawakan penyanyi senior Banjarmasin, Muhammad Hadzir.

"Kemarin sudah selesai rekaman lagunya dan tinggal membikin video klipnya saja lagi," paparnya, Sabtu (8/5/2021).

Dijelaskan Hadzir, mengingat kondisi pandemi, rekaman vokalnya di rumah sendiri di Banjarmasin dan dilaksanakan Minggu, 27 April lalu.

Baca juga: Padukan Musik Pop dan Koplo, Tommy Kaganangan Luncurkan Sangkal, Single Lagu Banjar Terbaru

Baca juga: Seniman Kalsel Ini Promosikan Pariwisata Kabupaten Kotabaru Melalui Lagu Banjar

Baca juga: Tak Lolos Lida 2021, Vokalis Rakat Band Banjarmasin Garap Mini Album Lagu Banjar

Baca juga: Marchine Jam, Instrumen Pad Fingering Disjoki Pandaz dari Banjarmasin Lestarikan Lagu Banjar

"Kalau musik dibikin di Kotabaru. Jadi, saya mengirim sample vocal jenis Wave aja lewat google drive," tandasnya.

Jadi, lanjut dia, kisahnya rekaman lagu Suluh Kuitan ini jarak jauh. "Musik di rekam atau dibikin di Kotabaru, karena pecipta lagu, Rudi Nugraha asal sana. Saya sebagai penyanyi tinggal di Banjarmasin," jelasnya.

Sekarang ini, kata Hadzir, zamannya sudag canggih, tinggal kirim recording vocal saja dan dikirim lewat google drive.

Menurut bapak empat anak ini, sample lagu nya agak susah banget ini cengkoknya, karena Rudi menciptakan lagu Banjar yang klasik.

"Lagu Suluh Kuitan ini benar-benar original lagu Banjar," tandasnya.

Sang pecipta lagu, Rudi Nugraha mengatakan lagu Suluh Kuitan merupakan sebuah lagu Banjar yang mengingatkan kembali memori kenangan matan halus sampai ganal lawan kuitan.

"Suluh dalam bahasa Banjar bisa berarti penerang, papadah, dari kuitan gasan kita," ucap Kabid Pertunjukkan dan Event Pariwisata pada Dinas Kebudataan dan Pariwisata Kotabaru ini.

Ditambahkan Rudi, insya Allah habis lebaran akan digarap videoklip, karena saat ini tidak bisa ke Banjarmasin.

Dia juga menjelaskan, dipilihnya Hadzir membawakan lagunya, karena punya kekuatan vokal dan karakter tersendiri dan merupakan penyanyi senior.

Menurut Rudi, dibikinnya lagu ini untuk menyampaikan sama pencinta lagu banjar lainnya, pihaknya masih bisa membuat karya lagu Banjar dengan kaidah-kaidah para pendahulu. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved