Breaking News:

Pembunuhan di Kalsel

Pembunuhan di Kalsel, Pelaku Pembacokan Hingga Tewas di Sompul Satui Tanahbumu Diringkus

Pembunuhan di Kalsel, Sempat menjadi misteri dengan ditemukannya seorang pria pencari ikan yang ditemukan tewas di pinggir jalan Sompul KM 38 Desa Sej

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edi Nugroho
Polsek Satui
Tersangka pembunuhan di KM 38 Sompil Satui 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN -Pembunuhan di Kalsel, Sempat menjadi misteri dengan ditemukannya seorang pria pencari ikan yang ditemukan tewas di pinggir jalan Sompul KM 38 Desa Sejahtera Mulia Kecamatan Satui Kabupaten Tanahbumbu, akhirnya terungkap.

Korban yang ditemukan banyak luka bacok mulai dari kepala , leher hingga tangan terputus, akhirnya si pelaku pembunuhan bisa diringkus jajaran reskrim Polsek Satui Polres Tanahbumbu, Polda Kalimantan Selatan.

Pelaku pembunuhan terhadap korban, Saipul ternyata berlatarbelakang dendam antar keduanya.

Pelaku adalah Yani (54) warga Desa Makmur Mulia Kecamatan Satui, yang merupakan seorang petani. Kini, pelaku sudah mendekam di Mapolsek satui.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Mayat Dalam Karung di HST Diduga Keluarga Sendiri

Baca juga: Pembunuhan di Kalsel, Pembunuh Gadis 17 Tahun Ditangkap di Kandangan, Sembunyi di Rumah Neneknya

Kapolres Tanbu AKBP Himawan Sutanto Saragih SIK, melalui Kapolsek Satui, AKP Parman, Sabtu (8/5/2021) membenarkan penangkapan pelaku pembunuhan di sompul yang terjadi pada 2 Apil 2021 lalu.

Barang bukti parang pembunuhan di KM 38 Sompil Satui
Barang bukti parang pembunuhan di KM 38 Sompil Satui (Polsek Satui)

" Pelaku, kami ringkus pada Kamis (6/5/2021) sekitar pukul 16.00 wita di KM 32 Desa Sejajtera Mulya Kecamatan Satui. Setelah diintrogasi, pelaku mengakui perbuatannya yang telah menghilangkan nyawa orang lain," katanya.

Dari pengakuan pelaku, juga mengakui perbuatannya itu dilakukannya karena dendam dengan korban. Menurutnya, sebelum peristiwa tersebut, kerbau miliknya diduga telah diracun oleh korban sehingga dia kesal dan akhirnya nekat membunuh korban.

" Sore hari saat korban arah pulang, dicegat oleh pelaku dan memukul korban. Setelah itu, menebas korban dengan parang hingga tangannya ada yang terputus," katanya.

Sementara untuk sepeda motor korban, masih disimpan di dalam hutan. Petugas masih akan ke lapangan mencari barang bukti sepeda motor tersebut.

Dari perbuatan pelaku, dijerat pasal 338 jo Pasal 365 KUHP tentang menghilangkan nyawa orang lain dan atau pencurian dengan kekerasan (curas). (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved