Breaking News:

Berita Kotabaru

Pj Gubernur Kalsel Beri Penjelasan Soal Bukber di Kotabaru dan Open House

Penjabat (Pj) Gubernur Kalsel Safrizal ZA memberikan keterangan terkait kunjungan kerjanya ke Kotabaru.

Banjarmasinpos.co.id/Helriansyah
Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA memberikan keterangan kepada pers dalam kunkernya ke Kotabaru, kemarin 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Penjabat (Pj) Gubernur Kalsel Safrizal ZA memberikan keterangan terkait kunjungan kerjanya ke Kotabaru.

Kunjungan kerja dikemas pula kegiatan buka bersama ini sempat jadi sorotan salah satu anggota DPRD Tanahbumbu.

Menurut Safrizal, terkait kunjungannya ke Kotabaru gabungan semua agenda kerja dalam satu kali kunjungan. Selain pengecekan penanganan Covid-19.

Pun setiap kunjungan harus boster vaksinasi. "Kalau bisanya 100 persen. Setiap saya datang harus dobel. Seperti hari ini (kemarin) 500 sampai 600 orang," jelas Safrizal kepada wartawan.

Baca juga: Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Kotabaru, Pj Gubernur : Saya Datang Pagi Ini Untuk Kasih Semangat

Baca juga: Pj Gubernur Kalsel Safrizal Minta Acara SKPD Pemprov Wajibkan Tes Covid-19

Baca juga: Silaturahmi Ramadan Pj Gubernur Jadi Sorotan Anggota DPRD Tanahbumbu Kalsel

Bahkan, Safrizal menargetkan vaksinasi untuk orang tua, Juni sudah harus selesai. "Selain koordinasi forkopimda terhadap peniadaan dan pelarangan, persiapan dan pengecekan posko," lanjutnya.

Disamping itu, Safrizal juga memberikan hibah kepada lembaga-lembaga keagamaan.

"Jadi perjalanan saya ini komplit. Dan, saya sangat paham mengenai pengaturan prokes," ucapnya.

Disinggung soal adanya sorotan salah satu anggota DPRD Tanahbumbu. "Mungkin belum mengerti kalau ada saya kesempatan saya jelaskan. Mungkin belum mengerti seketat ini," sambung Safrizal.

"Termasuk ada surat edaran Mendagri, saya hapal lengkap bacanya," lanjut Zafrizal kepada wartawan.

Surat edaran terkait pembatasan buka puasa bersama dan pelarangan open house. "Jadi boleh, dibatasi dan dengan prokes yang ketat. Yang gak boleh yang gak terkendali," katanya.

Terkendali dan jumlah yang tidak terlalu banyak, dengan swab yang bagus bahkan menjadi alat untuk dilakukan screning. (Banjarmasinpos.co.id/Helriansyah).

Penulis: Herliansyah
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved