Breaking News:

Berita Palangkaraya

Polresta Palangkaraya Gelar Focus Group Discussion Tangkal Pengaruh Faham Radikal

Dalam rangka Pencegahan Penanggulangan Paham Radikal dan Terorisme, Polresta Palangkaraya menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Aula Yusuf Sugan

Penulis: Fathurahman
Editor: Edi Nugroho
banjarmasinpost.co.id / faturahman
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Mapolresta Palangkaraya membahas terorisme 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Dalam rangka Pencegahan Penanggulangan Paham Radikal dan Terorisme, Polresta Palangkaraya menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Aula Yusuf Suganda dengan mengundang sejumlah pihak.

Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut “Terorisme Musuh Kita Bersama” FGD dihadiri perwakilan Lurah di Kota Palangkaraya, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Kota Palangkaraya serta tamu undangan lainnya yang turut peduli masalah terorisme.

Beberapa masyarakat yang hadir mengaku senang ikut kegiatan tersebut, karena mereka jadi tau tentang terorisme dan radikalisme."Menambah pengetahuan kami tentang radikalisme dan terorisme," ujar Abdul Wahid, yang mengaku senang ikut kegiatan tersebut, Jumat ,(7/5/2021).

Kapolresta Palangkaraya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, sebagai penyelenggara juga mengundang
Kabag Penum Ro Penmas Divisi Humas Polri, Kombes Pol Dr. Ahmad Ramadhan, sebagai nara sumber dalam kegiatan FGD tersebut.

Baca juga: Jelang Idulfitri, Pemko Palangkaraya Gelar Pasar Murah untuk Stabilkan Harga Sembako

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Daging Ayam Jelang Idulfitri, Palangkaraya Siapkan Kandang Penyangga

Baca juga: Pemerintah Kota Palangkaraya Bangun 3 Pos Pengawasan Arus Mudik

Kedatangan Tim Divisi Humas Polri di Kalimantan Tengah khususnya di Polresta Palangkaraya dalam rangka melihat secara langsung kegiatan kontra radikal yang diselenggarakan oleh Polda Kalimantan Tengah dan jajarannya.

Kombes Pol Dr. Ahmad Ramadhan, dalam kegiatan tersebut, menyatakan, bahwa diskusi tersebut berfokus pada memerangi aksi terorisme dan mencegah paham Radikalisme masuk ke Indonesia, khususnya di Kota Palangkaraya."FGD ini bertujuan memberikan ketahanan terhadap paham-paham radikal merupakan bibit-bibit aksi terorisme di Indonesia sebagaimana yang terjadi beberapa waktu yang lalu," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved