Breaking News:

Berita Banjarmasin

Covid-19 Masih Jadi Ancaman, Kapolda Kalsel: Tidak Perlu Takbiran Keliling

Hari raya Idul Fitri sudah pasti membawa euforia tersendiri khususnya bagi Umat Muslim yang merayakannya dan tak jarang diungkapkan dengan kegiatan-ke

Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody
Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochamad Rifa’i 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hari raya Idul Fitri sudah pasti membawa euforia tersendiri khususnya bagi Umat Muslim yang merayakannya dan tak jarang diungkapkan dengan kegiatan-kegiatan khas seperti takbiran di malam Hari Raya.

Namun karena saat ini pandemi Covid-19 masih melanda, masyarakat diminta untuk menahan diri.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto melalui Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochamad Rifa’i mengatakan, untuk mengantisipasi peningkatan angka penyebaran Covid-19 maka takbir keliling menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah Tahun 2021 ini di Kalsel ditiadakan.

Jika masih ada yang melaksanakan takbiran keliling, siap-siap untuk di tes swab antigen di tempat.

Baca juga: 5 Hari Lagi Idul Fitri 2021 Menurut Muhammadiyah, Inilah Bacaan Takbir Lengkap Sambut Lebaran

Baca juga: Malam Takbiran Idul Adha 2020, Bacaan Takbir Panjang dan Pendek Lengkap Lafaz Arab dan Artinya

Baca juga: Malam Takbiran Idul Adha 2020, Bacaan Takbir Panjang dan Pendek Lengkap Lafaz Arab dan Artinya

"Kalau hasilnya positif, langsung dikarantina," kata Kapolda melalui Kabid Humas, Minggu (9/5/2021).

Selain melakukan tes Swab Antigen akan dilakukan pula tindakan lain, yaitu melakukan penegakan hukum berupa tilang dan melakukan penyitaan terhadap kendaraan yang digunakan takbir keliling.

Meski demikian, bukan berarti aktivitas takbiran di malam Hari Raya sama sekali tidak boleh dilaksanakan.

Aktivitas takbiran tetap bisa dilaksanakan di masjid-masjid maupun mushalla dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Untuk masyarakat masih diizinkan untuk takbiran di masjid atau mushalla dengan sejumlah ketentuan. Yaitu membatasi jumlah jamaah sesuai kapasitas masjid dan mushalla dengan memperhatikan standar protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Atau lebih baik lagi takbiran di rumah saja, tidak takbir keliling di jalan," kata Kabid Humas.

Hal Ini kata dia semata-mata untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di seluruh wilayah Kalsel.

Untuk diketahui pula, Polda Kalsel saat ini sedang melaksanakan Operasi Ketupat Intan 2021 dan masih akan berlangsung hingga Tanggal 17 Mei.

Operasi ini bertujuan untuk menjaga dan mengamankan pelaksanaan Idul Fitri 1442 H / 2021 M agar berlangsung kondusif dan yang tak kalah penting agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 secara masif.

Tak kurang dari 1.500 personel gabungan baik dari Polri, TNI dan Pemerintah Daerah (Pemda) yang dikerahkan dalam operasi Ketupat Intan 2021 di wilayah Kalsel.

Kemudian melihat perkembangan Covid-19 yang menunjukkan adanya indikasi peningkatan kasus positif serta adanya mutasi varian baru virus corona, Kabid Humas Polda Kalsel mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi larangan pemerintah terkait peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved