Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Konsumsi LPG 3 Kg Meningkat Jelang Lebaran 2021, Pertamina Pastikan Stok Aman

Pertamina telah mengantisipasi peningkatan konsumsi gas tersebut dengan meningkatkan alokasi penyaluran sebesar 5,3 % dari rata-rata normal bulanan

banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda
LPG 3 kg di wilayah Kalimantan dipastikan aman pada bulan Ramadan 1442 H yang masih di tengah pandemi Covid-19. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Jelang lebaran 2021 ini, konsumsi LPG 3 Kilogram meningkat. Namun, peningkatan ini dipastikan tidak akan berimbas terhadap kelangkaan Gas tabung melon ini,

Pertamina telah mengantisipasi peningkatan kebutuhan gas tersebut dengan meningkatkan alokasi penyaluran sebesar 5,3 % dari rata-rata normal bulanan atau sekitar 3.566 MT (1.188.843 tabung) MT dari konsumsi normal rata-rata bulanan yaitu 33.631 Metrik Ton untuk wilayah Kalimantan.

Penguatan stok LPG telah dilakukan dari akhir bulan April dengan penambahan stok cadangan melalui dua tahap yaitu Tahap I pada April 2020 dan Tahap II pada Mei 2020.

Penyaluran ini telah disalurkan ke 252 Agen dan 2.405 outlet LPG yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan.

Baca juga: Pemkab HST Larang ASN Gunakan LPG  3 Kg, Tepergok Dapat Teguran

Baca juga: Selama Ramadhan, Pertamina Pastikan LPG 3 Kg di Kalimantan Selatan Aman

Executive General Manager Regional  Kalimantan, Freddy Anwar, menjelaskanUntuk wilayah Kalimantan Selatan,  penambahan fakultatif Tahap I sebanyak 583 Metrik Ton ( 194.320 tabung) dan penambahan fakultatif Tahap II sebanyak 633  Metrik Ton (211.00 tabung) 

Dalam upaya pemenuhan kebutuhan LPG, Pertamina juga menyiapkan lembaga penyalur LPG Pertamina yaitu agen dan outlet LPG Siaga sebanyak 298 agen PSO, 951 outlet PSO, 75 agen NPSO dan 276 outlet NPSO di seluruh wilayah Kalimantan. 

"Langkah antisipatif lainnya adalah Pertamina menginstruksikan agen-agen untuk melalukan pengisian LPG NPSO ke Modern Outlet seperti indomaret dan SPBU sebagai outlet penjualan LPG. Pertamina juga berkoordinasi dengan instansi terkait (ASDP/Dishub, Ditjen Migas, Pemda TK I & II, Kepolisian, Perbankan). Koordinasi dilakukan guna memperlancar distribusi LPG jika terjadi hambatan di lapangan, " urai Freddy Anwar. 

Baca juga: LPG 3 KG Langka, Pemko Banjarmasin Siap Razia Pangkalan Hingga Pengecer Elpiji Nakal

Senada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Syaifullah Tamliha juga mengatakan ketersediaan LPG 3 Kilogram di Kalsel aman. 

"Sejauh ini aman" kata pria yang juga, pemilik PT Borneo Anugerah Insanindo tersebut. (banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda) 

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved