Breaking News:

Roket China Hantam Bumi

Roket China Berpotensi Matikan Penduduk Bumi, AS Sesalkan Abaikan Sistem Keamanan Tinggi

Long March 5B bakal jatuh tak terkendali ke bumi dan AS menyuarakan harapan agar roket China tidak akan melukai orang.

Editor: M.Risman Noor
STR/AFP via kompas.com
Roket China Long March-5B yang diluncurkan pada Selasa (5/5/2020). Roket ini diduga pecah saat masuk kembali ke Bumi, dan puing-puingnya berjatuhan di Afrika. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Roket Cina akan gugur ke bumi. Tak ada yang bisa memastikan akan jatuh di daerah mana. 

Namun yang jelas berpotensi bisa melukai dan bahkan membuat tewas penduduk bumi.

Long March 5B bakal jatuh tak terkendali ke bumi dan AS menyuarakan harapan agar roket China yang jatuh tak terkendali ke Bumi tidak akan melukai orang.

AS mengkritik China yang dianggap mengabaikan keamanan jatuhnya roket.

Baca juga: Ingin Hapus Akun Twitter Permanen? Begini Tahapan dan Caranya

Baca juga: Pendaftaran CPNS 2021 :Simak Cara Mengikutinya, Ada Formasi Khusus dan Penyandang Disabilitas

Long March 5B diluncurkan dari Stasiun Luar Angkasa Wenchang pada 29 April sambil membawa Tianhe, modul pertama dari calon stasiun luar angkasa mereka.

Dibutuhkan 11 misi untuk menyelesaikan pembangunan stasiun, yang rencananya akan diisi oleh tiga awak itu.

Roket China Long March 5 meluncurkan misi pengembalian sampel bulan Chang'e 5 ke orbit dari Situs Peluncuran Pesawat Luar Angkasa Wenchang di Pulau Hainan di China selatan pada 24 November 2020 waktu Beijing. (Kredit gambar: Administrasi Luar Angkasa Nasional China)
Roket China Long March 5 meluncurkan misi pengembalian sampel bulan Chang'e 5 ke orbit dari Situs Peluncuran Pesawat Luar Angkasa Wenchang di Pulau Hainan di China selatan pada 24 November 2020 waktu Beijing. (Kredit gambar: Administrasi Luar Angkasa Nasional China) (Administrasi Luar Angkasa Nasional China/Live Science via kompas.com)

Namun pekan ini, bodi roket itu mengitari Bumi dan bersiap untuk masuk ke atmosfer bawah secara tak terkendali. Pakar menyatakan, roket China tersebut tidak bisa diketahui lokasi jatuhnya hingga beberapa jam jelang mendarat.

AS pada Kamis (6/5/2021) menyatakan, mereka sudah melacak Long March 5B dari Pangkalan Udara Vandenberg, California.

Menurut keterangan Pentagon, meski sudah melakukan pelacakan, mereka tidak berniat menghancurkannya dari udara.

"Kami hanya berharap benda itu mendarat di tempat yang tidak sampai melukai orang," kata Menteri Pertahanan Lloyd Austin.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved