Breaking News:

Tajuk

Bipang Oh Bipang

Bipang yang dipromosikan Jokowi ternyata bukanlah camilan khas anak-anak yang terbuat dari beras, melainkan Bipang Ambawang yakni penganan babi

Editor: Hari Widodo
BPost Cetak
Tajuk Bpost 

BANJARMASINPOST.CO.ID - BELAKANGAN ini kata Bipang ramai digunjingkan publik tanah air. Berawal dari heboh potongan pidato Presiden Joko Widodo saat mempromosikan kuliner khas daerah yang dikaitkan dengan kebijakan larangan mudik Lebaran Idulfitri 2021.

Bipang yang bikin heboh usai dipromosikan Presiden Jokowi ternyata bukanlah camilan khas anak-anak yang terbuat dari beras, melainkan Bipang Ambawang yakni penganan babi panggang khas Kalimantan Barat.

Publik pun langsung menyerang pidato orang nomor satu di tanah air itu. Jokowi dinilai tidak bijak dan tidak peka karena mempromosikan makanan haram dikaitkan larangan mudik Lebaran 2021.

Selain itu ada pula yang menyuarakan kegelisahan soal larangan mudik. Sebab alasannya bukan sekadar kangen dengan kuliner daerah.

Kementerian Perdagangan yang mempublikasikan video itu pun kena sentil, karena membuat presiden melakukan blunder, tidak terkecuali staf kepresidenan.

Penjelasan diberikan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi yang mengatakan pidato Presiden Joko Widodo utamanya mengajak masyarakat Indonesia yang rindu kampung halaman untuk memanfaatkan platform belanja online. Sebab kini semua makanan khas daerah bisa dipesan online sehingga masyarakat tak perlu risau tak bisa mudik ke kampung halaman.

Adapun pidato Presiden disebut tidak hanya terkait larangan mudik Idulfitri 2021. Sebab
pada 13-14 Mei 2021 yang merupakan libur Hari Raya Idulfitri, juga bertepatan libur kenaikan Yesus Kristis pada 13 Mei 2021.

Seperti diketahui pemerintah menerbitkan kebijakan larangan mudik saat libur Idulfitri 2021. Larangan mudik ini berlaku mulai 6-17 Mei 2021.

Larangan mudik ini untuk mengantisipasi ledakan kasus Covid-19 di Indonesia saat libur lebaran yang cukup panjang. Data terbaru Sabtu (8/5/2021), pemerintah melaporkan total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia mencapai 1.709.762 kasus. Kasus baru tercatat 6.130 dan rata-rata 7 hari ada 5.269 kasus.

Untuk memutus penyebaran dari klaster mudik libur Lebaran, pemerintah pun memberlakukan sejumlah ketentuan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved