Breaking News:

Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia

Cocok Jadi Wisata Edukasi, Taman Hutan Hutan Tropis Indonesia di Banjarbaru ada Banyak Pohon Langka

Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia di Banjarbaru layak disematkan menjadi wisata edukasi. Di tempat ini, ada 48.072 pohon yang ditanam

banjarmasinpost.co.id/salmah saurin
Hutan hutan hujan tropis di Perkantoran Setda Prov Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Keberadaan Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia di Banjarbaru memang baru dua tahun, namun dipastikan ke depannya obyek wisata alam ini akan semakin sering dikunjungi masyarakat terutama para pelancong. 

Berada di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel, tepatnya sebelah timur Kantor Setdaprov Kalsel, taman ini juga cocok sebagai destinasi wisata pendidikan.

Ya, soalnya di taman seluas kurang lebih 90 hektare ini ada 48.072 pohon yang terdiri dari jenis endemik hutan hujan tropika dataran rendah seperti 41 jenis dalam kelompok Dipterocarpaceae (Meranti).

Kemudian 11 jenis kelompok rimba campuran dan jenis pohon unggulan lokal serta jenis tanaman langka penghasil buah di Kalsel.

Baca juga: Wisata Kalsel : Berwisata di Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia yang Sejuk, Asyik Untuk Bersantai

Baca juga: Wisata Kalsel : Berwisata di Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia yang Sejuk, Asyik Untuk Bersantai

Berkunjung di Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia ini, para pengunjung dipastikan akan mendapatkan pengetahuan tentang aneka tanaman atau pohon khas Kalimantan di antaranya ulin yang dikenal sebagai kayu besi.

Beberapa tanaman baik yang masih kecil maupun sudah tumbuh besar ada disertai nama tanamannya, sehingga memberi pengetahuan bagi pengunjung. 

Sayangnya, masih pandemi, jika tidak maka taman ini sangat cocok bagi sekolah-sekolah dari berbagai tingkatan untuk menjadikan tempat belajar mengenal flora Kalimantan. 

Baca juga: Mengenal Daya Tarik Aglonema, si Cantik dari Hutan Hujan Tropis yang Biasa Dipanggil Sri Rezeki

Bagi kalangan mahasiswa taman ini juga bisa menjadi obyek penelitian karena banyak hal yang bisa dicermati seputar dunia tanaman dan hutan. 

Apalagi jika sudah ada pemandu wisata sehingga semakin mempermudah pengunjung untuk mendapatkan informasi seputar tanaman di sana. (banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved