Breaking News:

Berita HSS

Mesin Kelotok Pencari Burung Terbakar di Daha Selatan Kabupaten HSS

Mesin kelotok pencari burung terbakar di Sungai Negara, Jembatan Andi Tajang, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten HSS

RASIDI UNTUK BPOST
Mesin kelotok pencari burung terlihat hangus, setelah terbakar di Sungai Negara, Jembatan Andi Tajang, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, Senin (10/5/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Kecelakaan lalu lintas bisa terjadi di manapun termasuk di air. 

Seperti hanya Sahmudin. Warga Desa Tanjung Selor, Kecamatan Daha Barat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, mengalami kecelakaan saat naik Kelotok miliknya. 

Kejadian ini bermula ketika Sahmudin, lelaki berusia 40 tahun tersebut mengisi bahan bakar kelotoknya di Sungai Negara, Kabupaten HSS.

Dia mengisi bahan bakar tepat di bawah Jembatan Andi Tajang, Kecamatan Daha Selatan, Senin (10/5/2021). 

Baca juga: Pengendara Tewas Setelah Bertabrakan Hingga Terbentur Patok Beton di Kabupaten HSS

Percikan api terjadi saat mengisi bahan bakar kelotok, langsung dari jeriken tanpa corong.

Bahan bakar yang meluber membuat percikan api. Mesin kelotok yang terbakar membuat bagian mesin hangus. 

Beruntung, api tidak menghanguskan habis kelotok miliknya. Api bisa padam saat seluruh mesin kelotok habis terbakar dan terendam air.

Hanya saja, kebakaran kelotok membuatnya merugi. Tak hanya rugi karena mesin dan kelotok yang rusak, puluhan ekor burung hasil buruannya di hutan juga ikut mati terbakar. 

Baca juga: Razia di Pasar Los Batu Kandangan, Polres HSS Sita Petasan dan Kembang Api dari 4 Pedagang Ini

Baca juga: Lewati Pos Cek Poin Sungai Raya, 17 Pemudik Luar HSS Jalani Rapid Test Antigen

Padahal, Samhudin berniat menjual burung hasil ia berburu ke Pasar Nagara. 

Ketua RK 2 Desa Tanjung Selor, Rasidi mengatakan, korban menderita luka bakar. "Ada luka bakar, tapi tidak parah. Hanya saja kelotoknya rusak berat," katanya. 

Plt Camat Daha Barat, Ahmad Yani, membenarkan adanya kebakaran kelotok milik warga Daha Barat. 

Dikatakannya, dirinya akan berkoordinasi bersama Ketua persatuan Kepala Desa wilayah Daha Barat (ABDesi) membahas terkait solusi terhadap Samhudin yang merupakan warga Desa Tanjung Selor. 

Baca juga: Wisata di HSS Dibuka Terbatas Saat Libur Lebaran 2021, Pengunjung Wajib Menunjukan Ini

"Rencananya ada bantuan uang untuk Samhudin. Ini sebagai upaya kami meringankan korban terkena musibah," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved