Breaking News:

Kampusiana

PKL Hidrologi, Mahasiswa Prodi Geografi FISIP ULM Ukur Debit Ruas Sungai di KPH Kayu Tangi

mahasiswa Program Studi Geografi FISIP ULM melakukan pengukuran debit air di KPH Kayu Tangi Kecamatan Lianganggang, Kota Banjarbaru Kalsel

Penulis: Muhammad Rahmadi
Editor: Hari Widodo
Prodi Geografi-FISIP ULM Banjarmasin untuk Bpost
Pengukuran debit pada ruas Sungai Jalan Karya Manuntung KPH Kayu Tangi, menggunakan metode apung, Senin (10/5/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Meski di bulan Ramadan, tak menyurutkan niat sejumlah mahasiswa Program Studi Geografi FISIP ULM untuk melakukan kegiatan akademik.

Kali ini mereka melaksanakan kegiatan rutin, yakni Praktek Kerja Lapangan (PKL) Mata Kuliah Hidrologi.

Kegiatan tersebut mereka lakukan di KPH Kayu Tangi, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalsel.

Dijelaskan Dosen Koordinator Mata Kuliah Hidrologi, Dr Rosalina Kumalawati, M Si, PKL Hidrologi kali ini menitikberatkan pada pengukuran debit pada ruas Sungai Jalan Karya Manuntung KPH Kayu Tangi, menggunakan metode apung.

Baca juga: Mahasiswa Prodi Geografi FISIP ULM Amati Udara Atas Menggunakan Pilot Balon

Baca juga: Mahasiswa Prodi Geografi FISIP ULM Banjarmasin PKL ke Batakan Baru, Ukur Pasang Surut Air Laut

"Agenda pengukuran debit berfungsi untuk mengetahui potensi sumberdaya air yang masuk (inlet) dan keluar (outlet) di KPH Kayu Tangi, sehingga dapat dijadikan basis data dalam pengamatan potensi kebakaran hutan dan lahan yang lazim terjadi pada musim kemarau," katanya. Senin (10/5/2021).

Pengukuran metode debit dengan metode apung merupakan metode tradisional yang dijalankan oleh mahasiswa Program Studi Geografi FISIP ULM, dengan memanfaatkan pelampung dan meteran.

Selanjutnya pengukuran dilakukan menurut segmen sungai, pencatatan menggunakan stop watch, dan saat ini sudah dilakukan dengan menggunakan peralatan yakni current meter dengan akurasi yang tinggi.

Penggunaan metode itu dilakukan karena ketersediaan peralatan yang belum tersedia di Program Studi Geografi FISIP ULM.

"Kedepan kami berharap keberpihakan para stakeholder untuk membantu penyediaan peralatan, dalam mencetak SDM unggul atau melahirkan tenaga yang siap pakai di daerah," ujarnya.

Agar tidak terjadi kerumunan dalam rangka penerapan protokol kesehatan, kegiatan hanya diikuti sebanyak delapan mahasiswa sebagai perwakilan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved