Breaking News:

Berita Kalteng

Sekda Fahrizal Tertarik Mobil Listrik, Memungkinkan Dipakai di Lingkungan Pemprov Kalteng

Sekda Kalteng Fahrizal Fitri tertarik akan kemungkinan penggunaan mobil listrik yang dikenalkan GM PLN Kalselteng di pemprov untuk masa datang.

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
PEMPROV KALTENG
Mobil listrik dikenalkan kepada pejabat Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalselteng, Tonny Bellamy, mengenalkan mobil listrik kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Pengisian daya untuk kendaraan listrik murah, dibandingkan dengan biaya pengisian bensin pada mobil konvensional.

Kendaraan listrik dengan 100 persen baterai terisi, memiliki jarak tempuh sekitar 300 kilometer. Setiap satu liter BBM setara dengan 1 kilo Watt hour (kWh) listrik. 

Harga bensin per satu liter sekitar Rp 8.000 sampai Rp 9.000, sedangkan tarif listrik per satu kWh hanya Rp 1.400-an.

Baca juga: Melintas di Pos Cek Poin di Batas Tabalong dan Kalteng, Satu Mobil Pemudik Diminta Putar Balik 

Baca juga: Penggunaan Knalpot Brong Masih Marak di Sampit Kalteng, Polisi Gencarkan Patroli Subuh

"Biaya menggunakan listrik lebih murah atau seperlima dari pemakaian satu liter bensin dengan jarak tempuh yang sama.Ini kemudian," ucap GM PLN UIW Kalselteng Tonny Bellamy.

Hal ini mendapat respons positif dari Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri, Senin (10/5/2021).

Dirinya terkesan dengan performa kendaraan listrik tersebut dan mengharapkan prospeknya sangat memungkinkan di Kalteng, terutama dilingkungan Pemprov Kalteng.

Ditambahkan Sekda Kalteng, program mobil listrik ini harus didukung. Karena selain efisien, kendaraan ini juga dilengkapi teknologi ramah lingkungan.

Baca juga: Sering Mabuk Miras dan Ganggu Warga, Oknum ASN di Palangkaraya Kalteng Ini Diciduk Polisi

Baca juga: Wisata Kalteng, Wali Kota Palangkaraya Bantu UMKM Kawasan Wisata Susur Sungai Kereng

"Mobil listrik secara operasionalnya sangat murah dan yang pasti ramah lingkungan,sehingga pemerintah harus mendorong penyelamatan lingkungan, salah satunya mobil elektrik, ramah lingkungan," ujar Sekda.

Dia mengharapkan, adanya dukungan yang lebih besar dari PLN dalam mendukung program Food Estate dan pengembangan usaha industri serta akses layanan PLN yang semakin luas di wilayah Kalteng.

“Ke depan, diharapkan, pelayanan masyarakat semakin luas, sehingga masyarakat bisa menikmati layanan listrik di Kalimantan Tengah,” ujar Fahrizal Fitri.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved