TECHNO

Tingkatkan Keamanan, Pengguna Google Bakal Dipaksa Gunakan Fitur Anti-hack

Meningkatkan keamanan penggunanya, Google akan melakukan 'pemaksaan'. Pengguna akan diminta untuk gunakan fitur anti-hack.

the wall street journal
Ilustrasi Google Crome.Tingkatkan Keamanan, Pengguna Google Bakal Dipaksa Gunakan Fitur Anti-hack 

Editor : Anjar Wulandari

BANJARMASINPOST.CO.ID -Meningkatkan keamanan penggunanya, Google akan melakukan 'pemaksaan'. Pengguna akan diminta untuk gunakan fitur anti-hack.

Selama ini diketahui platform media sosial menyediakan fitur verifikasi dua langkah untuk meningkatkan keamanan penggunanya. Namun, kebanyakan fitur tersebut bersifat opsional dan harus diaktifkan secara manual lebih dulu.

Hal itu membuat banyak pengguna yang belum tahu keberadaan fitur tersebut, tidak memasangnya di akun mereka sehingga ancaman pembobolan akun rentan terjadi.

Demi meningkatkan keamanan, Google akan "memaksa" penggunanya memasang fitur verifikasi dua langkah di layanannya. Google juga akan memasang fitur keamanan tersebut secara default.

Baca juga: Ancaman Whatsapp Lumpuhkan Akun Pengguna Sudah di Depan Mata, Seminggu Lagi Kebijakan Baru Berlaku

Baca juga: Inilah 8 Ponsel Oppo Terbaru yang Direkomendasikan, Simak Daftar Harganya Persiapan Lebaran 2021

Bagi pengguna yang sudah memasang verifikasi dua langkah, Google akan memastikan lagi bahwa mereka adalah pemilik akun yang sah.

Sebagai informasi, verifikasi dua langkah atau disebut juga multi-factor authentication, 2 step verification (2FA) adalah fitur keamanan yang disebut lebih aman dibanding sekadar menggunakan password.

Fitur keamanan ini akan meminta pengguna memberikan kredensial mereka ketika masuk akun.

"Password adalah satu-satunya ancaman terbesar bagi keamanan online Anda," kata Direktur Manajemen Produk, Identitas, dan Keamanan Google Mark Risher ketika menjelaskan alasan pengguna harus mengaktifkan verifikasi dua langkah sebagai pelapis keamanan dilansir Kompas.com.

Logo Google di kantor Google Indonesia, Pacific Century Place SCBD Jakarta.
Logo Google di kantor Google Indonesia, Pacific Century Place SCBD Jakarta. (CONNEY STEPHANIE/KOMPAS.com)

"Mereka (password) mudah dicuri, sulit diingat, dan mengelola mereka pun membosankan," imbuh Risher, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Mobile Syrup, Senin (10/5/2021).

Langkah ini dimulai dengan memverifikasi pengguna yang sudah mengaktifkan 2FA. Google akan meminta pengguna untuk mengonfirmasi "apakah ini benar-benar Anda". Pengguna cukup mengikuti instruksi Google.

Biasanya pengguna akan diminta mengetuk nomor yang sama di ponsel sesuai yang muncul saat log-in. Konfirmasi itu akan diminta Google setiap kali pengguna log-in ke akun mereka.

Kemudian, Google akan mulai menggulirkan 2FA secara otomatis di akun pengguna apabila konfigurasi akun mereka telah sesuai. Untuk melihat apakah Anda sudah mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah atau belum, bisa mengklik tautan berikut.

Apabila sudah aktif, akan muncul keterangan bahwa "verifikasi 2 langkah aktif" disertai jenis perangkat dan nomor telepon.

Saat ini, Google sedang mengintegrasi sistem keamanan yang lebih canggih ke dalam smartphone dengan membuat verifikasi dua langkah lebih mudah dilakukan dibanding mengetikkan password.

Baca juga: Inilah 8 Ponsel Oppo Terbaru yang Direkomendasikan, Simak Daftar Harganya Persiapan Lebaran 2021

Baca juga: Vivo Y51 Dibanderol Rp 3,6 Jutaan, Dilengkapi RAM 8GB dan Chipset Snapdragon 665

Meskipun lebih mudah dibanding memasukkan password, sistem keamanan tersebut diklaim akan lebih aman. Google telah mengintegrasikan kunci keamanan tersebut langsung ke perangkat Android.

Tidak hanya di perangkat Android, Google juga merilis software Google Smart Lock untuk iOS.
Software tersebut memungkinkan pengguna menggunakan iPhone sebagai alat otentikasi sekunder.

Google memiliki visi untuk menghapus penggunaan password di masa depan. Namun sebelum jauh ke sana, untuk saat ini otentikasi dua faktor untuk menjaga kredensial pengguna adalah cara paling aman dan penting yang bisa dilakukan.
dal

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Google Bakal Paksa Pengguna Gunakan Fitur Anti-hack"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved