Breaking News:

Berita Tabalong

Atur Pelaksanaan Malam Takbiran dan Salat Idul Fitri 1442 H, Bupati Tabalong Terbitkan Surat Edaran

Surat edaran terkait penyelenggaraan takbiran dan salat Idul Fitri 1442 H diterbitkan Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani

Penulis: Dony Usman
Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani mengeluarkan edaran terkait pengaturan pelaksanaan malam takbiran dan salat Idul Fitri 1442 H, Selasa (11/5/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Surat edaran terkait penyelenggaraan takbiran dan salat Idul Fitri 1442 H di Kabupaten Tabalong diterbitkan Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani.

Edaran ini ditujukan bagi seluruh Camat, Kepala Desa, Lurah dan Badan Pengelola Mesjid se Kabupaten Tabalong.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Tabalong, Gt Judid Ihsan Permana, Selasa (11/5/2021), membenarkan adanya edaran tersebut.

Edaran Bupati Tabalong ini menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor: SE.07 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Sholat Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah  di saat pandemi Covid-19, agar bisa  memberikan rasa aman dan nyaman.

Baca juga: Berpotensi Kerumunan Masa, Polda Kalteng Akan Bubarkan Pawai Takbiran Keliling

Baca juga: Satgas Covid-19 Kabupaten HSU Imbau Masyarakat Saat Takbiran Tidak Arak-arakan

Baca juga: Dokter Aswin Terharu Dengar Takbiran, Tetap Rawat Pasien Covid-19 Saat Lebaran

Sehingga, imbuhnya, dalam edaran itu masyarakat Kabupaten Tabalong diimbau dalam pelaksanaan malam takbiran dilaksanakan disemua mesjid dan Musholla dengan memperhatikan protokol kesehatan, seperti mengunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Sedangkan jegiatan takbir keliling ditiadakan untuk mengantisipasi keramaian dan dapat dilakukan secara virtual dari masjid dan musholla sesuai ketersediaan perangkat.

Kemudian untuk pelaksanaan salat Idul Fitri  1442 Hijriyah, dalam edaran disebutkan, 
panitia salat Idul Fitri agar menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, cuci tangan, menjaga jarak minimal 1 meter dan mengecek suhu badan dengan thermogun.

Panitia menyiapkan masker dan membagikan masker apabila ada jemaah yang tidak memakai menggunakan masker serta memberi arahan kepada jemaah yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

Lalu bagi masyarakat yang sedang sakit seperti demam, flu, batuk dan pilek, dimohonkan untuk tetap berada dirumah

Jemaah supaya memperhatikan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan yakni memakai masker, menjaga jarak, membawa sajadah sendiri dan menghindari bersalaman.

Baca juga: Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA Ingatkan Salat Idul Fitri Tak Bersalaman

Seluruh jemaah agar tetap memakai masker selama pelaksanaan salat Idul Fitri, menyimak khutbah salat Idul Fitri di masjid dan lapangan.

Sedangkan durasi khutbah disarankan untuk dilakukan secara singkat dan paling lama 10 menit. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved