Breaking News:

Berita Kalteng

Gubernur Kalteng Pastikan Pasien Covid-19 Varian Baru Asal India Sudah Sembuh

Varian baru virus corona dari India, B.1617, diderita 2 warga Palangkaraya dan 1 warga Kabupaten Gunungmas, sudah sembuh menurut Gubernu Kalteng.

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran, sebut tiga warga telah sembuh dari serangan B.1617, yakni virus corona varian baru dari India, Selasa (11/5/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Adanya warga Kalimantan Tengah yang tertular Covid-19 varian baru asal India, yakni B.1617, dibenarkan Gubernur H Sugianto Sabran. 

Dia mengungkapkannya dalam pertemuan di Kota Pangkalanbun saat memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 yang digelar di Aula Polres Kobar ( Kotawaringin Barat ), Senin (10/5/2021).

Gubernur selaku Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Kalteng meminta para Bupati dan jajaran Forkopimda mengfunakan langkah-langkah tegas dan tidak mengambang.

Bila perlu, diberlakukan sanksi hukum atau sanksi sosial bagi pelanggar aturan protokol kesehatan agar ada rasa jera di tengah masyarakat.

Baca juga: Dinkes Kalteng Lakukan Pelacakan Ditemukannya Varian Baru Virus Corona

Baca juga: Warga Cemas Varian Baru Corona Masuk Kalteng, Ini Komentar Pakar Universitas Palangkaraya

“Varian baru di Kalteng dilaporkan 27 Maret 2021 dari tiga pasien di RSUD Doris Sylvanus, dua orang warga Palangkaraya dan seorang dari Kabupaten Gunungmas. Tapi saat ini, mereka semua telah sembuh," ujarnya.

Namun begitu, covid varian baru di India tersebut lebih ganas dari virus sebelumnya.

Melihat tren baru di India gelombang baru terjadi saat acara keagamaan, di Indonesia diantisipasi karena setiap acara keagamaan ada libur panjang pasti angkanya akan naik.

"Kita semua mengantisipasi dengan adanya varian baru. Saya sampaikan, jangan kita abaikan atau kita anggap remeh,” tandas Gubernur.

Baca juga: Berpotensi Kerumunan Masa, Polda Kalteng Akan Bubarkan Pawai Takbiran Keliling

Dia juga meminta pengetatan pada tiga pelabuhan udara atau bandar udara (Bandara), yakni di Bandara Tjilik Riwut Kota Palangkaraya, Bandara H Asan Kota Sampit dan Bandara Iskandar di Kota Pangkalanbun.

"Semua penerbangan domestik menerapkan protokol kesesehatan dengan sungguh-sungguh dan memonitor pelaksanaan Swab PCR yang diberlakukan kepada semua penumpang yang akan masuk ke Kalteng," ujarnya.

Demikian juga pelabuhan laut Kumai di Pangkalanbun serta Pelabuhan Bahaur di Pulangpisau, Gubernur meminta kepada jajaran Forkompimda kabupaten untuk menjaga arus baliknya.

“Kapal berbendera Indonesia yang melakukan ekspor ke luar negeri, pantau terus. Awak kapal tidak boleh turun dari kapal. Harus isolasi dulu di atas kapal dan orang lain tidak boleh masuk ke kapal kecuali Satgas yang dilengkapi baju khusus (APD),” ujar Sugianto

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved