Breaking News:

Berita Banjar

Hidup Sebatang Kara, PNS Kecamatan Landasan Ulin Banjarbaru Ditemukan Tewas

Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kecamatan Landasan Ulin, Muhammad Noorliansyah (43) ditemukan tidak bernyawa di kediamannya di Jalan Mentaos, Komplek Taman

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Edi Nugroho
Relawan HBB
PNS Kecamatan Landasan Ulin, Muhammad Noorliansyah (43) ditemukan tidak bernyawa di kediamannya di Jalan Mentaos, Komplek Taman Pinus Raya 2, Sungai Sipai, Martapura Kota, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kecamatan Landasan Ulin, Muhammad Noorliansyah (43) ditemukan tidak bernyawa di kediamannya di Jalan Mentaos, Komplek Taman Pinus Raya 2, Rt 12, Rw 05, Sungai Sipai, Martapura Kota, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (10/5/2021).

Diuraikan, Kapolsek Martapura Kota, Iptu Muhidin, SH melalui Kanitreskrim, Iptu B Munthe, SH, sekitar pukul 19.00 wita, lelaki yang diketahui hidup sebatang kara sejak bayi tersebut tergeletak maaf (tanpa busana) di lantai rumahnya.

Hal itu pertama kali diketahui oleh saksi tetangga korban, Muhammad (33) yang sedari siang tidak melihat korban keluar rumah. Terakhir sekitar pukul 09.00 wita, ada tetangga yang lain melihat korban keluar rumah, setelah itu sudah tidak ada lagi yang melihat.

"Padahal berdasarkan keterangan Muhammad , korban setiap sore selalu keluar rumah membeli makanan untuk berbuka dan pergi ke Langgar sebelum Magrib. Namun, saat itu tidak ada," ujar Munthe menceritakan keterangan saksi.

Baca juga: Pengendara Tewas Setelah Bertabrakan Hingga Terbentur Patok Beton di Kabupaten HSS

Baca juga: Korban Tabrak Lari, Pejalan Kaki di Anjir Muara Batola Tewas di Tempat

Baca juga: Ledakan Kembali Terjadi di Afghanistan, 40 Orang Tewas

Baca juga: Pria Asal Malang Ditemukan Tewas di Kontrakan Dekat Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

Merasa curiga tidak melihat batang hidung Muhammad Noorliansyah sedari siang hari, saksi pun mendatangi rumah korban. Sesampainya didepan rumah, menurut Munthe, saksi lalu, melihat ke dalam rumah melalui sela-sela pintu rumah yang sedikit terbuka.

"Saksi pun terkejut melihat kondisi korban yang sudah terbujur kaku di lantai serta tidak menggunakan maaf (Tanpa Busana) yang kemungkinan korban habis mandi," ujarnya.

Melihat hal tersebut, Saksi Muhammad langsung pergi dan melaporkan kejadian itu kepada Ketua Rt setempat, Dadang.

Lalu, Jajaran Polsek Martapura bersama Inafis Polres Banjar langsung meluncur ke lokasi kejadian perkara (TKP), dan setelah dilakukan olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Namun, berdasarkan keterangan Rt setempat Dadang, Almarhum memiliki riwayat penyakit asma.

Setelah selesai, korban langsung di evakuasi ke Rs Ratu Zaleha oleh Relawan Emergency Banjar Response guna dilakukan visum et refertum mayat. Dan mengingat korban sebatang kara, rencananya korban akan dimakamkan sehabis Salat Dzuhur pada Selasa, 11 Mei 2021.

Sementara Camat Landasan Ulin, Subhan, S.Sos, M.AP membenarkan kabar duka meninggalnya ASN Kecamatan Landasan Ulin, Muhammad Noorliansyah.

"Benar tadih malam beliau ditemukan tergeletak dan dinyatakan meninggal dunia. Semoga amal ibadah Almarhum di terima Allah SWT dan mendapatkan tempat yang layak," ujarnya.

Almarhum, menurut Subhan, merupakan sosok yang ramah, murah senyum, rajin, penyabar dan disukai oleh rekan-rekan di Kecamatan Landasan Ulin.
(Banjarmasinpost.co id/Siti Bulkis)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved