Breaking News:

BST 2021

Pemerintah Tambah Kuota BLT Rp 300 Ribu, Pencairan untuk Periode Mei-Juni 2021

Pemerintah memutuskan menambah kuota BST 2021 alias BLT Rp 300 ribu untuk dua bulan, yakni Mei dan Juni 2021.

Editor: Anjar Wulandari
Dokumentasi Corsec Bank DKI
Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta dan Bank DKI mulai menyalurkan bantuan sosial tunai ( BST) alias BLT Rp 300 ribu yang diberikan kepada 1.055.216 keluarga penerima manfaat (KPM). 

Editor : Anjar Wulandari

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kabar gembira bagi keluarga kurang mampu penerima manfaat bantuan sosial ( Bansos) tunai alias BST 2021 atau disebut juga BLT Rp 300.000.

Pemerintah memutuskan menambah penyaluran BLT Rp 300 ribu untuk dua bulan, yakni Mei dan Juni 2021.

Saat ini Kementerian Sosial (Kemensos) tengah menyiapkan proses penyaluran bansos tunai dan akan segera disosialisasikan kepada keluarga penerima manfaat ( KPM) untuk pemanfaatannya.

Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy setelah memimpin rapat tingkat menteri terkait evaluasi dan percepatan penyaluran bansos, Senin (10/5/2021).

Baca juga: Per Mei 2021 BST Rp 300 Ribu Dihentikan, Begini Alasan Pemerintah

Baca juga: Daftar Bansos Cair Sebelum Hari Raya Idul Fitri 2021, Dari PKH, BPNT, BLT UMKM Hingga Dana Desa

Muhadjir pun meminta agar data penerima dari semua program bansos yang ada di Kemensos agar diintegrasikan.

"Yang paling penting harus dipastikan pengawasan ketat agar semua bansos benar-benar tersalur ke penerimanya dan dibelanjakan," ujarnya, dikutip dari laman Kemenkopmk.go.id, Selasa (11/5/2021).

Ia menjabarkan kelengkapan data KPM yang dibutuhkan dan harus sepadan adalah Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama, alamat, dan tanggal lahir.

Data tersebut nantinya diperlukan untuk pembukaan rekening bansos di bank Himbara.

Menko PMK Muhadjir Effendy di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (2/3/2020).
Menko PMK Muhadjir Effendy di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (2/3/2020). (KOMPAS.com/Dian Erika)

"Setelah Lebaran kita akan bahas bersama-sama dengan Kemensos, Dukcapil, Himbara, dan tentu saja melibatkan OJK," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved