Breaking News:

Berita Kabupaten Banjar

8 Andikpas Lapas Anak Martapura Tidak Dapat Remisi Khusus Idul Fitri Karena Masalah Ini

8 Andikpas Lapas Anak Martapura tidak dapat remisi khusus karena masalah ini

Penulis: Siti Bulkis
Editor: Dwi Sudarlan
Robby untuk BPost
41 Andikpas di LPKA Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan mendapatkan remisi khusus, sementara 8 andikpas tidak memperoleh potongan masa tahanan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA -  Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan akhirnya memberikan surat keputusan (SK) remisi terhadap 41 dari 49 anak didik pemasyarakatan (andikpas), Kamis (13/5/2021). 

Kepala Lapas Anak atau LPKA Martapura, Rudi Sarjono mengatakan, 41 andikpas mendapatkan remisi sesuai yang tertera di surat keputusan. 

"Sebanyak 16 andikpas mendapatkan remisi paling sedikit 15 hari, 23 andikpas dapatkan remisi satu bulan dan 2 andikpas mendapatkan remisi 1 bulan 15 hari," pungkasnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Rudi juga mengurai mengapa 8 andikpas lainnya tidak mendapatkan hak remisi di momen Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah. 

Baca juga: Warga Binaan Lapas Karangintan Diminta Aktif Ikuti Semua Program Pembinaan

Baca juga: 674 Warga Binaan Lapas Karang Intan Dapat Remisi Khusus, 7 Orang di Antaranya Remisi Plus Subsider

Baca juga: LENGKAP Jadwal Seleksi CPNS 2021 dan PPPK 2021, ini Daftar Pelamar yang Dilarang Ikut

Hal ini dikarenakan, empat andikpas belum genap tiga bulan menjalani masa tahanan, kemudian dua andikpas juga belum genap enam bulan. Sementara satu andikpas  masuk dalam register F (Buku catatan pelanggaran disiplin).

Untuk mendapatkan remisi ada tahapan atau tata caranya, di antaranya pemberian remisi dilaksanakan melalui Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), tim pengamat pemasyarakatan LPKA Martapura juga harus merekomendasikan pengusulan remisi. 

Lalu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kalimantan Selatan memverifikasi terhadap usulan tersebut, yang mana hasilnya di sampaikan pihak Kanwil Kalsel kepada Direktur Jendral.Dari sana masih harus di verifikasi hingga akhirnya mendapatkan keputusan persetujuan Direktur Jendral atas nama Kementerian Hukum dan HAM.

"Sehingga dengan demikian, tujuh andikpas belum bisa mendapatkan remisi yang dikarenakan tahapan serta syarat yang harus terpenuhi," ujarnya. 

Kepada andikpas yang telah mendapatkan remisi, Rudi mengingatkan untuk mensyukurinya dan diharapakan dengan adanya remisi bisa buat para andikpas semangat untuk menjadi lebih baik, begitu juga dengan tujuh andikpas lainnya. (*)

 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved