Breaking News:

Berita Kabupaten Banjar

Benteng Oranje Nassau di Kabupaten Banjar Hanya Dikunjungi Wisatawan Lokal

Pengunjung Benteng Oranye Nassau warga lokal atau tetangga Desa Pengaron, seperti dari desa di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar, Kalsel.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID
Tambang Oranje Nassau peninggalan Belanda adalah objek wisata sekaligus situs cagar budaya yang terletak di Dusun Bawah Jati, Desa Pengaron Seberang, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Hari kedua Idul Fitri 1442 H,  objek wisata dan cagar budaya Benteng Oranje Nassau di Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, dikunjungi wisatawan.

Hal itu dibenarkan Nurdi, juru pelihara objek wisata cagar budaya Benteng Oranje Nassau, saat dihubungi Banjarmasinpost.co.id, Jumat (14/5/2021).

Menurut Nurdi, tingkat kunjungan di objek wisata cagar budaya Benteng Oranje Nassau itu setiap hari libur dan libur Lebaran 2021 ada saja. 

Cuma, wisatawan yang berkunjung hanya warga lokal saja atau tetangga Desa Pengaron, seperti dari desa di Kecamatan Simpang Empat. 

Baca juga: Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Dua Kecamatan Kabupaten Banjar

Baca juga: Layanan Titipan Lebaran di Lapas Karang Intan Banjar Libatkan TNI dan Polri

"Jumlah tidak banyak, sekitar lima hingga 10 orang saja setiap hari. Tidak ada kerumunan," sebut dia.  

Sejak kemarin hingga hari ini, Nurdi mengaku, pengunjung Benteng Oranje Nassau hanya warga Pengaron dan sekitarnya. 

"Tidak banyak, mereka swafoto dan kemudian pulang. Pagarnya tidak dikunci, sengaja dibuka untuk pengunjung," katanya.  

Turunnya jumlah pengunjung wisata cagar budaya Benteng Oranje Nassau itu terjadi semenjak pandemi Covid-19.

Baca juga: 8 Andikpas Lapas Anak Martapura Tidak Dapat Remisi Khusus Idul Fitri Karena Masalah Ini

Baca juga: BPBAT Mandiangin Bagikan Dua Juta Lebih Benih Ikan di Kalsel dan Kalteng

"Sebelum pandemi Covid-19, banyak yang berkunjung ke Benteng Oranje Nassau. Saat ini, apa yang mau saya laporkan, karena tidak banyak yang berkunjung dan yang berkunjung warga lokal," katanya.  

Ditambahkan Yuliannor, warga Desa Pengaron, mengakui fasilitas pendukung di obyek wisata cagar budaya Benteng Oranje Nassau belum terbangun.  

Minimnya fasilitas pendukung membuat pengunjung dari luar daerah kurang berminat, karena belum dilengkapi sarana toilet umum, tidak punya area parkir kendaraan. 

Warga asal Kabupaten Tapin berwisata di situs tambang Oranje Nassau di Dusun Bawah Jati, Desa Pengaron Seberang, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.
Warga asal Kabupaten Tapin saat berwisata di situs tambang Oranje Nassau di Dusun Bawah Jati, Desa Pengaron Seberang, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. (BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID)

Selain itu, belum dilengkapi  tempat santai atau gazebo, musala dan warung untuk makanan dan minum wisatawan.  

"Saya berharap ke depannya situs cagar budaya Benteng Oranje Nassau dapat dilengkapi fasilitas pendukung agar wisatawan lokal merasa nyaman," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved