Breaking News:

Bumi Selidah

Masyarakat Diharapkan tak Berjabat Tangan, Wabup Batola Shalat Id di Mesjid Agung Al-Anwar

Seruan tidak berjabat tangan diucapkan Wabup Batola H Rahmadian Noor saat melaksanakan Shalat Idul Fitri di Mesjid Agung Al-Anwar Marabahan

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Dwi Sudarlan
Humas Prokopimda Batola untuk BPost
Wakil Bupati Batola H Rahmadian Noor melaksanakan Sholat Idul Fitri 1442 H di Masjid Al Anwar Marabahan, Kamis (13/5/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Setelah tahun lalu tidak diperbolehkan, pada Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah, Kamis (13/05/2021), Wakil Bupati Barito Kuala (Wabup Batola) H Rahmadian Noor melaksanakan Shalat Idul Fitri di Masjid Agung Al-Anwar Marabahan.

Wabup hadir lebih pagi sekitar pukul 07.00 Wita bersama sang isteri Hj Saraswati Dwi Putranti dan anak Shaina Alifa Rahmadi. 

Diselenggarakannya kegiatan Shalat Id di Mesjid Agung Al-Anwar ini mengikuti Surat Edaran (SE) Menteri Agama Yaqul Cholil Qoumas tertanggal 5 April 2021 yang membolehkan Shalat Idul Fitri di lapangan terbuka dan mesjid dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. 

“Hari ini kita bersatu sebagai umat merayakan hari kemenangan, hari yang fitrah, menggapai kesucian setelah sebulan lamanya menjalankan kewajiban ibadah puasa dan amaliyah lainnya. Kita memuji kebesaran Allah SWT dengan menggemakan takbir, tahmid dan tahlil,” ucap wabup saat menyampaikan sambutan Bupati Hj Noormiliyani AS di hadapan seluruh jamaah Shalat Id. 

Baca juga: Pasar Bauntung dan Lapangan Murdjani Masih Sepi Pengunjung

Baca juga: Banjir di Haruyan Mulai Surut, Warga Tetap Waspada

Baca juga: Rutin Kebanjiran, 140 Kepala Keluarga Desa Sinar Bulan Satui Bakal Direlokasi

Dikatakan wabup, Shalat Idul Fitri yang dilaksanakan kali ini tidak jauh berbeda dengan hari raya tahun lalu yang masih berada dalam situasi pandemi Covid-19.

Meski begitu, lanjutnya, masyarakat tetap bisa merasakan nikmat yang Allah berikan yakni saat berbuka puasa dan merayakan Idul Fitri setelah berjuang memerangi hawa nafsu selama sebulan penuh. 

Lebih lanjut wabup menyatakan, dalam pandemi Covid-19 seperti sekarang masyarakat masih bisa melakukan silaturahmi meski dengan keterbatasan terutama terkait penerapan protokol kesehatan (prokes). 

Salah satu hikmah dari Idul Fitri, sebut wabup, bagaimana upaya menguatkan bangunan tradisi beragama sekali pun tidak dengan berjabat tangan tetapi hati bisa saling memaafkan dengan setulus-tulusnya. 

Diutarakan wabup pula, hingga detik ini seluruh daerah masih belum bisa keluar dari situasi pandemi. 

Oleh karenanya ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 dengan tetap disiplin dan konsisten menerapkan prokes dengan membudayakan hidup bersih dan sehat, memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas dalam melaksanakan silaturahmi di hari raya Idul Fitri ini.

Usai melaksanakan Shalat Id, Wabup Rahmadian Noor menyempatkan bertakjiah di pusara ibundanya Hj Mawarti Binti H Abdul Murad yang berpulang tahun 2019 lalu. (AOL)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved