Breaking News:

Berita HST

Objek Wisata Pagat Tutup Total, Pemilik Warung Kehilangan Pendapatan

Objek wisata di Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang dikelola swasta tetap operasional dengan membatasi jumlah pengunjung dan menerapkan

banjarmasinpost.co.id/hanani
Objek Wisata alam Pagat, di Kecamatan Batubenawa, Hulu Sungai Tengah yang tutup saat liburan Idul Fitri 1442 Hijriah dan baru buka kembali Senin 17 Mei 2021 mendatang. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Objek wisata di Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang dikelola swasta tetap operasional dengan membatasi jumlah pengunjung dan menerapkan protokol kesehatan pada hari ketiga liburan Idul Fitri 1442 Hijriah, Sabtu (15/5/2021).

Meski demikian, untuk objek wisata yang dikelola pemerintah, yaitu wisata Alam Pagat di Kecamatan Batubenawa tutup total.

Pantauan banjarmasinpost.co.id, taka da aktivitas apapun di objek wisata tersebut, dan pintu masuk pun bertuliskan “tutup”.

Fauzi, salah satu tukang parkir yang tinggal di seberang objek wisata Pagat menyatakan, pemerintah kabupaten melarang buka, dengan alasan untuk mencegahpenularan covid-19.

Baca juga: Wisata Kalsel : Berwisata di Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia yang Sejuk, Asyik Untuk Bersantai

Baca juga: Wisata Kalsel : Berwisata Taman Sapana, Lokasinya di Selatan Tabalong Menuju HSU

Baca juga: Wisata Kalsel : Taman Sapana di Kecamatan Banua Lawas Tabalong, 31 KM dari Tugu Obor Mabuun

“Sebenarnya kami memahami kebijakan tersebut, untuk kesehatan. Tapi harapan kami bisa mendapat penghasilan lebih di moment idul fitri ini pupus,”kata Fauzi.

Dijelaskannya, sebelum pandemic, tiap tahun tingkat kunjungan wisatwan ke Pagat mencapai 5000 orang lebih. Bahkan sering memacetkan arus lalu lintas dari Barabai ke arah Kecamatan Batubenawa.

“Sampai-sampai halaman parkir kami tak muat. Tahun lalu, juga tutup, jadi dua tahun ini kami kehilangan sumber potensi penghasilan dari parkir pengujung wisata Pagat,”kata Fauzi.

Tak hanya tukang parkir yang kehilangan potensi sumber penghasilan. Tapi juga warung-warung sekitar dan pedagang yang biasa berjualan di objek wisata milik pemerintah kabupaten HST tersebut.

“Tadinya kami sangat berharap, pasca banjir bandang ada kesempatan meningkatkan sumber pendapatan. Ternyata, ditutup lagi seperti tahun 2020,”katanya.

Wisata Pagat, jelas Fauzi baru dibolehkan operasional lagi mulai Senin 17 Mei 2021, disaat libur Idul Fitri berakhir. Objek wisata Pagat dikelola Pemkab HST, melalui Dinas Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata. Namun, untuk parkir, karena lahannya milik masyarakat dikelola oleh masing-masing pemilik lahan. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved