Breaking News:

Berita HST

Tumpukan Sampah Sungai Barabai Dibersihkan Secara Manual, Ini Penjelasan Kasi Kedaruratan BPBD HST

Sampah yang menutupi Sungai Barabai di Desa Pajukungan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan terpaksa dibersihkan secara manual.

Penulis: Hanani
Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Hanani
Pembersihan sungai Barabai oleh warga secara gotong-royong di Desa Pajukungan RT04 Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu (15/5/2021) 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Sampah yang menutupi Sungai Barabai di Desa Pajukungan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan terpaksa dibersihkan secara manual.

Pembersihkan dilakukan sejak Jumat hingga Sabtu (15/5/2021) secara bergotong-royong.

Masyarakat Desa Pajukungan dan Durian Gantang juga melibatkan anggota Kodim 1002 dan Koramil Barabai, BPBD, Dinas LHP serta relawan BPK serta Komunitas Barabai Muda.

Mereka bekerja keras menyingkirkan sampah batang bambu dan dahan pohon yang sudah menyatu tersebut karena tidak ada alat berat yang dikerahkan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Baca juga: Pantai Batakan Tanahlaut Jebol, Petugas Kewalahan Menghadapi Banyaknya Pengunjung yang Berdatangan

Baca juga: Banjir Kalsel, Bantu Koban Banjir di Satui Tanbu, Relawan di Banjarbaru Turunkan Dokter Jantung

Baca juga: VIDEO Banjir Kalsel di Kabupaten Tanbu, Begini Kondisi Terkini Banjir di Desa Sinar Bulan Satui

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD HST, AKhmad Yani yang dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id, di sela kegiatan gotong-royong mengatakan, pembersihan secara manual dilakukan karena tidak adanya unit alat berat.

“Memang kalau mau cepat sebenarnya pakai alat berat. Tapi Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR, namun belum bisa dilaksanakan,”kata AKhmad Yani.

Dijelaskan, pascabanjir bandang Januari 2021 lalu, tumpukan sampah seperti ini juga terjadi di sungai Barabai, yaitu di Padawangan, Muntiraya hingga Barabai. Bahkan sampah menutup sungai sepanjang satu kilometer.  

Namun, saat itu DInas PU mendapat bantuan alat berat dari Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Banjarmasin sehingga pekerjaan pembersihan sungai dari tumbukan sampah berhasil dilakukan.

“Sekarang tinggal di titik sungai Pajukungan ini, dilakukan secara manual karena Dinas PU sendiri tak ada alat berat,”kata Akhmad Yani.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved