Breaking News:

Berita Palangkaraya

Pos Penyekatan Larangan Mudik Lebaran 2021 Perbatasan Kalteng Beroperasi Hingga 24 Mei 2021

Pos penyekatan larangan mudik lebaran diperbatasan Kalteng dengan provinsi tetangga seperti Kalsel dan Kalbar hingga, Minggu (16/5/2021)

Penulis: Fathurahman | Editor: Edi Nugroho
Foto Humas Polda Kalteng
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Dedi Prasetyo, saat memantau Petugas pos perbatasan hingga, Minggu (16/5/2021) masih berjaga di pos perbatasan Kalsel -Kalteng di Pasar Panas, Kecamatan Banua Lima, Kabupaten Barito Timur (Bartim) ,Kalteng 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID PALNGKARAYA - Pos penyekatan larangan mudik lebaran diperbatasan Kalteng dengan provinsi tetangga seperti Kalsel dan Kalbar hingga, Minggu (16/5/2021) masih beroperasi. Bahkan, pos penyekatan tersebut tidak berakhir, Senin (17/5/2021) besok.

Sesuai dengan kebijakan Pemerintah Republik Indonesia mengacu pada Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang perpanjangan larangan mudik lebaran sampai tanggal 24 Mei 2021 yang telah disebarkan juga diberlakukan diperbatasan Kalimantan Tengah.

Kapolda Kalteng Irjen Pol.Dr. Dedi Prasetyo, mengecek Posko Penyekatan Larangan Mudik di Pasar Panas, Kecamatan Banua Lima, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Sabtu (15/5/2021) mengatakan, pihaknya mengikuti instruksi dari pemerintah pusat.

Saat melakukan pengecekan, Kapolda didampingi Danrem 102 Panju Panjung, Kabinda Kalteng dan beberapa Pejabat Utama Polda Kalteng serta dihadiri Kapolres Bartim, Bupati Bartim dan Ketua BNPB Kabupaten Barito Timur.

Baca juga: Mudik Lebaran 2021 Ditiadakan, Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Kalsel Aman

Baca juga: Hari Pertama Peniadaan Mudik Lebaran 1442 H, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Sepi

Baca juga: Hari Pertama Peniadaan Mudik Lebaran, Suasana di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Sepi

Baca juga: RESMI Larangan Mudik Lebaran Idul Fitri 2021 Berlaku Besok Kamis 6 Mei, Masih Ada yang Boleh Jalan

Kapolda mengatakan, pengecekan tersebut, dilakukan untuk memastikan kebijakan pemerintah pusat tentang perpanjangan larangan mudik lebaran ditaati oleh seluruh lapisan masyarakat agar pandemi Covid-19 dapat dikendalikan dengan maksimal untuk Kalimantan Tengah.

Kapolda menegaskan, kebijakan tersebut untuk mencegah penularan Covid-19 di Kalimantan Tengah. “Kami tidak bermaksud untuk melarang masyarakat mudik. Namun semua ini kami lakukan dalam rangka menjaga keselamatan masyarakat dari risiko penularan Covid-19. Hal ini harus kita antisipasi bersama,” ujar Dedi.

Kapolda mengungkapkan, dia berharap,l agar personelnya yang bertugas dilapangan, selalu mengimbau dan mensosialisasikan kebijakan pemerintah soal perpanjangan larangan mudik lebaran tersebut."Kami imbau masyarakat taat dan dipatuhi ketentuan tersebut, demi mencegah penyebaran covid-19 d Kalimantan Tengah Khususnya,” ujarnya. (banjarmasinpost co.id / faturahman).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved