Breaking News:

Wisata Alam Pulau Mas HST

Wisata Kalsel, Tiket Masuk Hanya Rp 5.000 Per Orang di Pulau Mas Kabupaten HST

Pengunjung bayar tiket masuk Rp 5.000 per orang, parkir sepeda motor Rp 5.000, mobil Rp 10.000 di tempat wisata Pulau Mas Desa Baru Waki Kabupaten HST

BANJARMASINPOST.CO.ID/HANANI
Tempat wisata Pulau Mas dengan lahan seluas satu hektare memudahkan pengunjung memarkir kendaraan bermotornya, yakni di Desa Baru Waki, Kecamatan Batubenawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (16/5/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Berwisata ke Pulau Mas di Desa Baru Waki, Kecamatan Batubenawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, tidaklah mahal.

Bahkan bisa dibilang ini adalah tempat wisatawa alam di Kabupaten HST tersebut murah meriah.

Pengunjung cukup membayar harga tiket masuk Rp 5.000 per orang, plus parkir sepeda motor Rp 5.000 per unit dan Rp 10.000 untuk mobil.

Lahan parkir di area wisata Wisata Alam Pulau Mas HST inipun sangat luas, mampu menampung banyak mobil dan sepeda motor.

Baca juga: Wisata Kalsel, Pengunjung Bisa Naik Rakit di Wisata Alam Pulau Mas Kabupaten HST

Adapun biaya lainnya, sesuai request. Seperti jika ingin naik rakit bambu bermesin, membayar Rp 1.000 ribu per orang pulang pergi.

Kemudian sewa lapak Rp 30.000 jika membawa makanan dari rumah untuk disantap bersama teman-teman atau keluarga, dengan waktu yang tak dibatasi.

Mencapai lokasi Pulau Mas pun cukup mudah. Dari Kota Barabai, ibu kota Kabupaten HST bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Untuk angkutan umum tak tersedia.

Dari Desa Haliau, pengunjung bertemu simpangan sebelah kanan jalan lalu masuk ke arah Taman Baruh Bunga dan Gua Limbuhang. Selanjutnya, ambil jalan lurus hingga ketemu Desa Baru Waki.

Baca juga: Berwisata di Pulau Mas HST Kalsel, Nikmati Mandi Air Pegunungan Meratus di Aliran Sungai Benawa

Baca juga: Wisata Alam Pulau Mas HST Kalsel, Asyik untuk Ngadem di Tepi Sungai Benawa

Hanya sekitar 100 meter masuk desa tersebut, sudah terlihat belokan menuju Pulau Mas yang ditandai papan nama.

Pengendara kendaraan roda dua maupun empat, bisa langsung masuk ke lokasi wisata, dengan jalan dan kondisi lahan berupa tahan tak beraspal.

(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved