Breaking News:

Puasa Syawal 2021

Ibadah Sunah Bulan Syawal Sesuai Anjuran Rasulullah SAW, Puasa Syawal 6 Hari hingga Menikah

Ibadah sunah di bulan Syawal sesuai anjuran Rasulullah SAW. Mulai puasa enam hari di bulan Syawal hingga menikah

Penulis: Mariana | Editor: Anjar Wulandari
Instagram/dzulqarnainms
Puasa Syawal.Ibadah-ibadah Sunnah Bulan Syawal Sesuai Anjuran Rasulullah SAW, Puasa Syawal 6 Hari hingga Menikah 

Dalil dari hal ini adalah hadis dari Ummu 'Athiyah, beliau berkata:

"Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan kepada kami pada saat shalat 'ied (Idul Fitri ataupun Idul Adha) agar mengeluarkan para gadis (yang baru beanjak dewasa) dan wanita yang dipingit, begitu pula wanita yang sedang haidh. Namun beliau memerintahkan pada wanita yang sedang haidh untuk menjauhi tempat shalat." (HR. Muslim).

Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani dan keluarga melaksanakan sholat Idul Fitri 1440 H di Lapangan Murjani Banjarbaru.
Suasana sholat Idul Fitri 1440 H di Lapangan Murjani Banjarbaru. (Humas Pemko Banjarbaru)

5. Bersedekah

Saat memasuki bulan Syawal, seseorang juga dianjurkan untuk bersedekah.

Biasanya sedekah tersebut diperuntukkan bagi tetangga yang fakir atau saudara yang jarang bertemu dan jauh.

Terlebih, setelah berbulan-bulan mereka bekerja dan mendapatkan gaji, kini saatnya mereka mensedekahkan sebagian hartanya guna mendapatkan keberkahan rezekinya.

Asma' binti Abi Bakr berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda padaku:

"Infaqkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau mensedekahkan). Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan barokah rizki tersebut. Janganlah menghalangi anugerah Allah untukmu. Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu."

6. I'tikaf

Melakukan i’tikaf atau berdiam diri di dalam masjid merupakan salah satu amalan penting di bulan Syawal. Maksud berdiam diri ini bukan hanya berdiam diri saja di dalam masjid tanpa melakukan apa-apa.

Berbagai amalan dan ibadah dapat dilakukan selama melaksanakan I’tikaf. I’tikaf merupakan cara seorang hamba lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan berzikir, melaksanakan shalat lima waktu dan salat sunah, serta membaca Al-Quran.

Biasanya I’tikaf dilaksanakan seminggu terakhir di bulan Ramadan. Pelaksanaan I’tikaf banyak yang dilakukan saat malam hari saja, ada juga yang benar-benar melaksanakannya seharian penuh tanpa keluar dari masjid, kecuali untuk makan.

I’tikaf ternyata bisa juga dilakukan di bulan Syawal, apabila pada bulan Ramadan kamu tidak sempat melaksanakannya. Jadi amalan penting di bulan Syawal selanjutnya adalah sebagai waktu untuk mengganti ibadah I’tikaf yang terlewat atau tidak sempat dilaksanakan saat bulan Ramadan.

Untuk mengakali I’tikaf di masjid berkaitan dengan pandemi Covid-19, kamu bisa I’tikaf di rumah saja. I’tikaf di rumah dapat memperkecil penyebaran Covid-19. Tentang hal ini Nabi SAW bersabda,

“Tidak boleh membahayakan (diri sendiri) dan tidak boleh membahayakan orang lain,” (HR. Daruquthni)

Baca juga: Usai Ucapan Aisyahrani Bukti Suara Lembut Syahrini Disorot, Istri Reino Barack Ritual Puasa Syawal

Baca juga: Inilah Ibadah di Bulan Syawal yang Dianjurkan Nabi Muhammad SAW Selain Puasa 6, Menikah di Antaranya

7. Membaca Takbir

Membaca takbir sama juga dengan berdzikir, oleh karena itu tidak ada larangan dalam bertakbir selama dalam batas wajar.

Takbir terbagi dua macam yakni takbir mursal dan takbir muqayyad. Takbir mursal adalah pembacaan takbir yang tidak terikat waktu sehingga dianjurkan sepanjang malam, seperti takbir di malam Idul Fitri dan Idul Adha.

Sedangkan takbir muqayyad adalah takbiran yang terbatas pada waktu, seperti pembacaan takbir setiap selesai salat lima waktu selama hari raya Idul Adha dan hari tasyrik, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved