Breaking News:

Pengetatan Perjalanan

Pemeriksaan Dokumen Penumpang Pesawat di 15 Bandara Diperketat, Imbas Kasus Covid-19 Sumatera Naik

PT AP I perketat pemeriksaan dokumen penumpang pesawat di 15 bandaranya. Imbas peningkatan penularan Covid-19 di Sumatera, pasca Idufitri 1442 H.

(KOMPAS / IWAN SETIYAWAN)
Calon penumpang memasuki ruang tunggu keberangkatan di Terminal 2 Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (1/3/2015). Pemeriksaan Dokumen Penumpang Pesawat di 15 Bandara Diperketat, Imbas Kasus Covid-19 Sumatera Naik(KOMPAS / IWAN SETIYAWAN) 

Editor : Anjar Wulandari

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Larangan mudik lebaran telah berakhir kemarin. Namun pengetatan perjalanan diberlakukan pemerintah, termasuk operator layanan transportasi seperti PT Angkasa Pura I (Persero).

PT AP I perketat pemeriksaan dokumen penumpang pesawat di 15 bandaranya.

Hal itu dilakukan menyusul munculnya kabar peningkatan penularan Covid-19 di Sumatera, pasca Idufitri 1442 H.

VP Corporate Secretary PT Angkasa Pura I Handy Heryudhitiawan mengatakan, optimalisasi ini sebagai bentuk antisipasi peningkatan penumpang yang terjadi pascalarangan mudik Lebaran 2021.

Baca juga: Peniadaan Mudik Berakhir,  Penerbangan Bandara Syamsudin Noor Capai 31 flight

Baca juga: Perjalanan Darat Wajib Tes Covid-19, Pengetatan Aturan Pascalarangan Mudik Berakhir

"Kami akan memperketat penerapan protokol kesehatan di 15 bandara yang dikelola, dan juga pemeriksaan dokumen persyaratan penerbangan yang harus dimiliki penumpang," ucap Handy saat dihubungi Tribunnews, Selasa (18/5/2021).

Handy juga menyebutkan, untuk mengantisipasi peningkatan penumpang pascalarangan mudik pihaknya menyesuaikan kembali waktu operasional bandara.

"Sebelumya waktu operasional bandara Angkasa Pura I dikurangi, dan saat ini agar tidak ada penumpukan penumpang akan kembali disesuaikan," kata Handy.

Para penumpang Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarbaru mulai berani mudik Selasa (18/5/2021) usai adanya peniadaan mudik 2021.
Para penumpang Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarbaru mulai berani mudik Selasa (18/5/2021) usai adanya peniadaan mudik 2021. (banjarmasinpost.co.id/khairil rahim)

Menurut Handy, kedua hal tersebut dilakukan dengan berkoordinasi dan melibatkan komunitas bandara seperti pihak maskapai, Otoritas Bandara, Kantor Kesehatan Pelabuhan dan stakeholder lainnya.

Sebelumnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga melakukan pengetatan syarat perjalanan penumpang moda transportasi, untuk mengantisipasi pergerakan masyarakat dari Sumatera ke Jawa pasca larangan mudik Lebaran.

Halaman
123
Editor: Anjar Wulandari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved