Breaking News:

Berita Banjarmasin

Realisasi Dana Refocusing Covid-19 Dilaporkan Secara Umum, DPRD Banjarmasin Minta SKPD Hadir

DPRD Banjarmasin mempertanyakan Laporan Realisasi Dana Refocusing untuk Covid-19 dan meminta skpd terkait hadiri dan memaparkan penggunaanya

Penulis: Frans Rumbon
Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Suasana rapat penyampaian realisasi anggaran refocusing APBD 2020, Selasa (18/5/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Realisasi anggaran refocusing APBD tahun 2020 untuk penanganan Covid-19 di Kota Seribu Sungai dipertanyakan oleh sejumlah anggota DPRD Banjarmasin.

Sekadar diketahui, hari ini Selasa (18/5/2021) siang, Pemko Banjarmasin melakukan rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) di DPRD Banjarmasin dengan agenda penyampaian realisasi anggaran refocusing APBD pada 2020.

Dan dalam rapat penyampaian realisasi saat itu, laporan yang disampaikan hanya secara umum dan tidak ada rincian.

Tidak puas dengan laporan hanya secara umum tersebut, DPRD Banjarmasin pun kemudian mengistilahkannya dengan laporan 'gelondongan'.

Baca juga: Anggaran Refocusing 2020 Tersisa Rp 30 Miliar, DPRD Banjarbaru Minta Dimaksimalkan untuk Masyarakat

Baca juga: Refocusing Anggaran tak Pengaruhi Program Bansos, Pemkab HSS Tetap Konsisten

Bahkan tak sedikit di antaranya meminta agar Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait langsung dengan penggunaan anggaran tersebut bisa berhadir untuk memaparkan penggunaan dana dalam penanganan Covid-19.

"Tolong dinas yang terkait dihadirkan. Karena ini juga perlu penanganan secara komprehensif serta terukur," ujar anggota Komisi III DPRD Banjarmasin, Sukhrowardi.

Terkait hal itu, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Banjarmasin, Mukhyar pun berjanji, akan mendatangkan seluruh pimpinan SKPD teknis terkait tersebut pada agenda rapat penyampaian laporan berikutnya.

Bahkan jika ada yang berupaya mangkir atau hanya diwakilkan, dia mengancam akan menunda Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) pejabat bersangkutan.

"Kami mohon dijadwalkan lagi kapan bisa untuk dihadirkan. Dan kami pastikan mereka hadir tanpa ada alasan diwakilkan. Kalau diwakilkan akan kami tunda pembayaraan TPP nya," katanya.

Kepada awak media, Mukhyar mengatakan dirinya berjanji akan menghadirkan kepala SKPD teknis agar bisa memaparkan secara rinci laporan penggunaan anggarannya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved