Breaking News:

Lifestyle

VIDEO Tradisi Batumbang Khas Kalsel, Bayi Naik Mimbar Hingga Tebar Uang Receh

Batumbang merupakan sebuah tradisi unik warga di daerah Hulu Sungai, Kalimantan Selatan, yang umumnya dijumpai setiap perayaan lebaran

Penulis: Noor Masrida | Editor: Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Batumbang merupakan sebuah tradisi unik warga di daerah Hulu Sungai, Kalimantan Selatan, yang umumnya dijumpai setiap perayaan lebaran saja, baik Lebaran Idulfitri maupun Iduladha.

Batumbang merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan atas capaian yang telah didapat. Batumbang juga merupakan do’a dan pengharapan insan kepada sang pencipta.

Kebanyakan, yang menggelar tradisi Batumbang ini adalah mereka yang mempunyai anak balita.

Kendati tak jarang kegiatan ini digelar secara sederhana, namun masyarakat setempat telah menganggap Tradisi Batumbang ini merupakan sebuah adat budaya dan menjadikan tradisi ini selalu dilaksanakan secara turun temurun.

Di daerah Hulu Sungai sendiri pun, prosesinya kadang berbeda-beda, ada bayi yang ditimbang dan ada benda-benda tertentu yang dihadirkan sebagai syarat upacara tersebut.

Satu di antaranya yang sempat tim Banjarmasinpost.co.id ikuti adalah yang dilakukan di Masjid Darul Ubudiyah Kecamatan Pandawan HST pada hari raya Idul Fitri, Kamis (13/5/2021) silam.

Kala itu, si kembar Alvaro dan Alvino mengikuti tradisi 'batumbang' di masjid tersebut dengan upacara sederhana yang dihadiri sejumlah warga.

Acara Batumbang itu dipimpin oleh marbot masjid, Husni yang membacakan doa dan melantunkan shalawat untuk nabi Muhammad SAW.

Dari pihak keluarga bayi, disediakan hidangan berupa kue khas lebaran Apam dan sejumlah uang koin juga kertas dalam sebuah wadah.

Tak lupa dalam wadah berisi uang koin dan uang kertas itu diberikan beras kuning.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved