Breaking News:

Berita Banjarmasin

Bawaslu RI Minta Patroli Pencegahan Pelanggaran PSU Maksimal

Jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Kalsel 9 Juni 2021 mendatang Bawaslu Kalsel diminta agar lebih maksimal melakukan pengawasan demi menghin

Penulis: Milna Sari | Editor: Edi Nugroho
milna sari
Pemasangan seragam petugas pengawasan oleh Bawaslu Kalsel ke Bawaslu RI 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Kalsel 9 Juni 2021 mendatang Bawaslu Kalsel diminta agar lebih maksimal melakukan pengawasan demi menghindari potensi pelanggaran.

Menurut Komisioner Bawaslu RI, Moch Afifuddin usai launching patroli pengawasan PSU dan forum warga Pilgub Kalsel 2020 di Bawaslu Kalsel Rabu (19/5/2021) launching patroli biasanya dilakukan jelang pemungutan suara saat masa tenang. Namun karena PSU tidak ada masa tenang maka launching dilakukan segera.

"Kita harapkan patroli bisa lebih maksimal, petugas lebih aktif berkeliling untuk menemukan potensi pelanggaran," ujarnya.

Selain memaksimalkan patroli, petugas terangnya juga harus melakukan sosialisasi terkait PSU. Pasalnya masih ada warga yang tidak mengetahui akan adanya PSU Pilgub Kalsel.

Baca juga: Gugatan AnandaMu atas PSU Pilwali Banjarmasin Akan Disidangkan di Mahkamah Konstitusi

Baca juga: Ketua PCNU Kabupaten Tapin Minta Supaya Tidak Terjadi Kecurangan di PSU Pilgub Kalsel

Baca juga: KPU Banjarmasin Berburu Ribuan Petugas KPPS untuk PSU Pilgub Kalsel

Hingga kini identifikasi kerawanan Pilkada jelas Afif tidak berubah. Tiga isu yang krusial yakni politik uang, politisasi sara dan hoax, dan netralitas ASN.

"Hingga Desember kemarin, tindakan itu yang paling masif menjadi temuan, jadi kita minta agar jajaran fokus untuk mendampingi teman-teman yang tugas di daerah PSU," tambahnya.

Sementara Ketua Bawaslu Kalsel Erna Kasypiah mengatakan sejak hari ini masih ada waktu sekitar 19 hari bagi Bawaslu Kalsel untuk lebih melakukan pengawasan dengan berkeliling menghindari terjadinya tindak pelanggaran di wilayah PSU.

"Laporan dan dugaan pelanggaran juga sudah banyak kita terimakasih, tapi kita sudah melakukan antisipasi denah surat imbauan dan silaturahmi dengan tokoh masyarakat agar tidak ada politik uang dan menyatakan bahwa PSU tidak ada masa kampanye," jelasnya.

Nantinya petugas Bawaslu mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga pengawas TPS yang saat ini sedang dibentuk.

Diketahui ada tiga kabupaten yang menggelar PSU Pilgub Kalsel yakni Banjarmasin di Kecamatan Banjarmasin Selatan, Tapin di 24 TPS di Kecamatan Binuang dan Kabupaten Banjar di Kecamatan Martapura, Astambul dan Aluh-aluh.
(Banjarmasinpost.co.id/milna sari).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved