Breaking News:

Pilkada Kalsel 2021

Ikrar PSU Damai, H Muhidin Ngaku Bersumpah di Bawah Al Quran Tidak Lakukan Politik Uang

Muhidin mengaku telah bersumpah di bawah Al Qur'an saat dipanggil Bawaslu Kalsel jika dirinya tidak pernah melakukan politik uang

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Calon Wakil Gubernur Kalsel nomor urut 01 H Muhidin sampaikan uneg-uneg, Kamis (20/5/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ikrar bersama PSU damai yang digelar KPU Kalsel di Rattan Inn Banjarmasin tidak dihadiri  kedua calon gubernur, Kamis (20/5/202),

Meski demikian, Wakil gubernur Kalsel, Muhidin dari calon nomor urut 01 yang berpasangan dengan calon gubernur Sahbirin Noor mengaku lebih leluasa untuk berbicara karena tak hadirnya pasangannya. 

"Kalau ada Calon Gubernur Sahbirin Noor mungkin saya hari ini tidak bisa mengeluarkan uneg-uneg hari ini," ujarnya.

Dalam sambutannya Muhidin mengaku ia telah bersumpah di bawah Al Qur'an saat dipanggil Bawaslu Kalsel jika dirinya tidak pernah melakukan politik uang. 

Baca juga: KPU Kalsel Gelar Ikrar PSU Damai, Sahbirin Noor dan Denny Indrayana Tak Hadir

Baca juga: Jelang PSU Pilgub Kalsel, PLH Sekdako Banjarmasin : Netralitas ASN Harga Mati

Baca juga: Jelang PSU Pilgub Kalsel 2020, Denny Indrayana Terkonfirmasi Positif Covid-19

"Saya sedikit pun tidak pernah melakukan politik uang, atau bebagi duit," ujarnya.

Selain itu ia mengungkapkan tuduhan lima tahun lalu saat pemilihan Gubernur Kalsel lalu yang menyatakan dirinya mengalah karena telah menerima uang dan adanya nego politik.

"Itu fitnah, tidak ada saya menerima uang agar mau kalah," ujarnya.

Ia mengaku juga tidak akan menggugat hasil PSU nanti untuk menjaga Banua agar kondusif dan damai.

Terkait tanda-tanda kemenangan terang Muhidin masyarakat harapnya masih ingat akan pembangunan di Kota Banjarmasin saat dirinya menjabat sebagai Wali Kota Banjarmasin.

Sementara Difriadi yang merupakan wakil dari cagub nomor urut 02 Denny Indrayana mengharapkan pemimpin yang terpilih berkualitas, pelaksaannya berjalan langsung, umum, jujur, adil dan sesuai substansi demokrasi sehingga terpilih pemimpin pilihan rakyat dan tercipta kondisi damai

Sementara Ketua KPU RI, Ilham Saputra mengharapkan Ikrar ini bisa dijadikan komitmen bersama dan menjadi awal yang baik agar pelaksanaan PSU 9 Juni 2021 dapat berjalan lancar.

Baca juga: Inilah Jumlah Pemilih PSU Pilgub Kalsel 2020 di Kabupaten Banjar

Adapun untuk ketidakhadiran Cagub Paslon 01, Sahbirin Noor dan Paslon 02 Cagub Denny Indrayana dirinya menanggapi hal tersebut tidak menjadi masalah. 

"No problem, masyarakat sudah melihat komitmen damai dari Paslon Pilgub Kalsel agar PSU berjalan lancar," terangnya. (banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved