Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

KPU Kalsel Gelar Ikrar PSU Damai, Sahbirin Noor dan Denny Indrayana Tak Hadir

Ikrar Pilkada Damai yang digelar KPU Kalsel hari ini tanpa dihadiri kedua calon gubernur. H Sahbirin Noor maupun H Denny Indrayana sama-sama tak hadir

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Ikrar PSU Damai digelar di Rattan Inn Banjarmasin, Kamis (20/5/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ikrar bersama Pemungutan Suara Ulang (PSU) aman, damai, kondusif yang digelar KPU Kalsel, di Rattan Inn Banjarmasin Kamis (20/5/2021) hanya dihadiri para calon wakil gubernur Kalsel.

Calon nomor urut 01 hanya dihadiri H Muhidin. Sedang Calon gubernur Sahbirin noor tidak terlihat.

Begitu pula paslon nomor 02, hanya dihadiri Difriadi. Sedangkan,  cagub nDenny Indrayana juga tidak hadir.

Calon gubernur Kalsel nomor urut 01 Sahbirin Noor disebut tidak bisa hadir karena ada janji dengan masyarakat.

Baca juga: Bawaslu RI Minta Patroli Pencegahan Pelanggaran PSU Maksimal

Baca juga: Jelang PSU Pilgub Kalsel 2020, Denny Indrayana Terkonfirmasi Positif Covid-19

"Kami ditelpon tim kalau Paman Birin tidak bisa hadir karena ada janji dengan masyarakat, itu lebih penting kan janji dengan masyarakat, kalau janji ditinggalkan nanti kecewa," ujar wakil Sahbirin Noor, Muhidin.

Ia juga meminta petugas KPPS yang diganti bisa ikhlas menerima penggantian yang disebut karena adanya kecurangan. 

"Mereka diganti bukan berarti curang, cuma diperbaharui saja," ujarnya.

Sementara calon wakil Gubernur Kalsel nomor urut 02 Difriadi mengatakan ikrar bersama tersebut merupakan momentum kebaikan bersama untuk tujuan PSU damai. 

"Terpilih pemimpin yang berkualitas, pelaksaannya berjalan langsung, umum, jujur, adil dan sesuai substansi demokrasi sehingga terpilih pemimpin pilihan rakyat dan tercipta kondisi damai," jelasnya.

Ketidakhadiran calon gubernur Kalsel nomor urut 02 Denny Indrayana jelasnya karena masih dalam masa penyembuhan Covid 19.

"Masih proses penyembuhan," ujarnya.

Sementara ketua KPU Kalsel, Sarmuji mengatakan ikrar bersama tersebut merupakan upaya untuk menurunkan tensi atau suhu politik di Kalsel.

Baca juga: Kebijakan Libur Kerja Saat PSU Pilgub Kalsel Akan Diumumkan 2 Minggu Sebelum Pencoblosan

Baca juga: Pilkada Kalsel 2020, KPU Tapin Targetkan Peserta Pemilih 75,5 Persen Lebih untuk PSU Binuang

Dengan adanya ikrar bersama, ia berharap proses PSU bisa berjalan lancar hingga selesai. 

"Hingga terpilih pemimpin Kalsel yang benar-benar bisa memimpin Kalsel," ujarnya.

Diketahui PSU pemilihan Gubernur Kalsel diadakan di tiga kabupaten kota yakni Banjarmasin, Tapin, dan Banjar, di tujuh kecamatan, 107 desa dan kelurahan, 827 TPS.
(Banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved