Berita Kapuas
Halal Bihalal Secara Virtual Diikuti Bupati Kapuas Bersama Para Pendidik
Halal bihalal secara virtual diselenggarakan Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, organisasi guru Kabupten Kapuas, diikuti Bupati Ben Brahim S Bahat.
Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Dinas Pendidikan, Kementerian Agama dan organisasi guru di Kabupten Kapuas, Kalimantan Tengah, selenggarakan kegiatan bersama, Sabtu (22/5/2021).
Narasumber yang dihadirkan pada kegiatan yang dikemas dalam acara halal bihalal ini adalah Imam Maliki Ralibi, seorang trainer pendidikan nasional.
Diikuti pula oleh Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat, pengurus dan anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PGMI), Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) dan Badan Khusus Perempuan (BKP) PGRI Kapuas.
Dalam sambutannya, Ben menyatakan rasa bangganya kepada ribuan guru honor atas dedikasinya sehingga tidak ada lagi sekolah kekurangan guru.
Baca juga: Banjir Kalteng, Pemkab Kapuas Kirim Bantuan Awal, Respon Banjir di 6 Kecamatan Wilayah Hulu
Baca juga: Banjir Kalteng : BPBD Sebut Banjir di Hulu Kapuas karena Curah Hujan Tinggi
Selain itu, Bupati juga meminta untuk memaknai halalbihalal sebagai media silaturahim dan saling memaafkan guna perkuat tali persaudaraan, persatuan dan kebersamaan.
“Keberagaman merupakan simpul penguat persaudaraan dalam masyarakat Kabupaten Kapuas dan hal ini telah manjadi tradisi dalam kehidupan sehari-hari. Kabupaten Kapuas telah tiga kali mendapat penghargaan Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia dari Kemenkum dan HAM dan dua kali dari Bapak Presiden. Mari terus kita jaga dan pelihara agar Kabupaten Kapuas dan Kalimantan Tengah semakin maju dan sejahtera," pintanya
Kesempatan itu dimanfaatkan pula untuk menyapa insan pendidik dan cendekia, sekaligus mengingatkan tentang makna memperingati Hari Pendidikan Nasional (2 Mei) dan Hari Kebangkitan Nasional (20 Mei) agar terus melakukan perubahan sekecil apapun.
“Mari berkarya dan berinovasi menemukan hal-hal baru, terutama dalam dunia Pendidikan. Program Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas adalah upaya untuk meningkatkan kualitas Pendidikan," ujarnya.
Baca juga: Banjir Kalteng : BPBD Sebut Banjir di Hulu Kapuas karena Curah Hujan Tinggi
Dilanjutkannya, pembelajaran di masa pademi Covid-19 memerlukan media dan model pembelajaran yang berbeda dibandingkan di saat normal.
Aktivitas belajar hendaknya menjadi sebuah pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak kita.
"Hari Kebangkitan Nasional adalah momentum paling tepat untuk bangkit dan bergerak bersama-sama. Lupakan segala perbedaan agar lebih fokus dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Era digitalisasi dimaknai sebagai transformasi pengelolaan pendidikan yang lebih maju dan modern," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Disdik Kabupaten Kapuas, H Suwarno Muriyat, mengatakan, kegiatan secara virtual ini dilaksanakan sebagai wujud rasa kebersamaan dua instansi.
Baca juga: Banjir Kalteng, 3 Ribu Rumah di Enam Kecamatan di Wilayah Hulu Kapuas Terendam
Baca juga: Banjir Kalteng, Enam Kecamatan di Wilayah Hulu Kapuas Terencam, Camat Diminta Monitor Wilayah
Ia juga melaporkan tentang pelaksanaan Ujian SD serentak secara daring dan luring yang nantinya berlanjut untuk jenjang lainnya.
Demikian pula Program Guru Penggerak, Program Sekolah Penggerak dan Program Organisasi Penggerak sedang berproses sebagai katalisator perubahan pengelolaan Pendidikan yang lebih maju.
"Atas dukungan dari Bapak Bupati Kapuas sehingga sejumlah sekolah dan guru yang berada di bawah pembinaan Dinas Pendidikan Kapuas telah ditetapkan menjadi penerima berbagai program. Langkah ini merupakan upaya dari Kemendikbud dan Ristek dalam mempercepat tercapainya visi, misi dan tujuan pendidikan nasional," ucap Kadisdik.
(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bupati-kapuas-ben-brahim-s-bahat-dan-imam-maliki-ralibi-trainer-pendidikan-nasional.jpg)