Breaking News:

Berita Sampit

Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat Saat Penyebaran Covid-19 Makin Tinggi

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, kewalahan dalam memenuhi permintaan plasma konvalesen.

banjarmasinpost.co.id / faturahman
Warga yang melakukan tes Antigen di sejumlah laboratorium kesehatan di Sampit untuk keperluan bepergian keluar daerah 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, kewalahan dalam memenuhi permintaan plasma konvalesen.

Plasma konvalesen itu untuk membantu terapi Pasien Covid-19 yang sedang dilakukan perawatan, karena jumlah pendonor eks penderita covid tidak sebanding dengan pasien yang membutuhkan plasma tersebut.

Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur , Kalimantan Tengah, semakin meningkat dalam sebulan terakhir, sehingga kebutuhan plasma konvaselen juga meningkat sayangnya pendonor plasma masih sedikit sehingga PMI belum bisa memenuhi kebutuhan plasma tersebut.

Berdasarkan data penyebaran Covid-19 Kalimantan Tengah, di Kabupaten Kotawaringin Timur, jumlah pasien Positif Covid-19 tersebut, hingga, Sabtu (22/5/2021) secara total mencapai 2.501 orang terjadi penambahan dalam sehari mencapai 25 orang yang berasal dari Kota Mentaya tersebut.

Baca juga: PMI Banjarmasin Incar Pendonor di Kalangan ASN

Baca juga: Meski Libur Lebaran Pelayanan Donor Darah di UDD PMI Banjarmasin Tetap 24 Jam

Baca juga: Gunakan Mobil Unit Donor Darah, PMI Tabalong Datangi Masjid-Masjid Berikan Layanan Jemput Bola

Baca juga: Jelang Lebaran 2021, Kantor PMI Sampit Kalteng Didatangi Banyak Pemudik untuk Rapid Test Antigen

Kepala Unit Donor Darah PMI Kotawaringin Timur, dr Yuendri Irawanto, Minggu (23/5/2021) mengungkapkan, dalam sebulan terakhir, permintaan plasme konvaselen di PMI meningkat, jauh dibandingkan dengan pendonor plasma tersebut sehingga pihaknya belum bisa memenuhinya.

Menurut dia, tenaga medis hingga saat ini masih membutuhkan banyak plasma konvaselen untuk membantu penyembuhan pasien Covid-19 yang kini semkin banyak."Kami kewalahan untuk mencari donor plasma tersebut, sedangkan permintaan plasma begitu banyak," ujar Mantan Direktur RSUD dr Murjani Sampit ini.

Dia memantau dari pelaksanaan rapid tes antigen dan anti body yang dilakukan pihaknya terhadap warga yang membutuhkan surat keterangan sehat covid-19 dalam beberapa minggu ini yang positif semakin banyak."Sayangnya , pendonor plasma belum sebanding dengan pasien covid yang memerlukan plasma tersebut," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved