Breaking News:

Berita HST

Uniknya Wisata Kalsel Gua Limbuhang HST, Tetap Jernih Saat Sungai Benawa Keruh, Begini Penampakannya

Objek wisata Kalsel, Gua Limbuhang Kabupaten HST airnya tetap jernih disaat air di Sungai Benawa keruh.

Rosyadi untuk BPost
Perbedaan yang kontras warga air di sekitar objek wisata Kalsel Gua Limbuhang HST yang terlihat jernih dan Sungai Benawa yang terlihat sangat keruh, MInggu (23/5/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Objek wisata Kalsel, Gua Limbuhang di Desa Haliau Kecamatan Batubenawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) minggu (23/5/2021) memperlihatkan keunikannya.

Walaupun diguyur hujan hingga air di Sungai Benawa keruh, namun air dari objek wisata Kalsel, Gua Limbuhang tetap jernih.

Sejak Minggu (23/5/2021) pagi hingga sore ini,  hujan deras mengguyur sejumlah kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) termasuk di kawasan Objek wisata Kalsel Gua Limbuhang HST.

Kondisi tersebut juga membuat kondisi sungai Alat, Benawa dan Barabai kembali keruh.

Baca juga: Gua Limbuhang Haliau di Kabupaten HST, Pesona Air Warna Biru, Gua dan Spot Swafoto yang Aduhai

Baca juga: Adi Batalkan Reservasi Pengunjung Gua Limbuhang, Padahal Sudah Full Hingga Akhir Agustus

Baca juga: NEWS VIDEO: Gua Limbuhang Haliau, Objek Wisata Unggulan di Kabupaten HST

Namun, pemandangan unik terlihat di Objek Wisata Gua Limbuhang, Desa Haliau Kecamatan Batubenawa. Yaitu perbedaan kontras warna sungai benawa dan anak sungai di Gua Libuhang.

Di Sungai Benawa terlihat air sangat keruh, sedangkan di anak sungai yang aliran airnya ke Gua Limbuhang terlihat sangat jernih dan bening. Hal tersebut terlihat jelas dari objek wisata alam tersebut.

Rosyadi, pemilik sekaligus pengelola wisata gua limbuhang kepada banjarmasinpost.co.id mengatakan, asalkan tidak terjadi banjir, kejernihan air di sekitar gua tersebut tak terpengaruh sungai benawa yang keruh.

“Bahkan, pasca banjir bandang lalu, sungai di sekitar Gua Limbuhang jadi sumber mata air bersih yang diambil para relawan, untuk dipasok ke desa-desa yang kesulitan air bersih akibat ledeng atau PDAM tak operasional,”katanya.

Saat itu, para relawan menggunakan truk tangki pun mengandalkan air di sungai sekitar gua sebagai sumber air bersih.

Mengenai aliran sungai yang membuat kawasan objek wisata itu airnya tetap jernih, menurut Adi, karena sumber mata airnya berbeda, dan tidak berhulu di Datar Ajab dan Papagaran di wilayah Pegunungan Meratus.

“Ada yang bilang aliran airnya dari Desa Batutunggal. Tapi dari penjelasan tetuha di desa ini sini, Limbuhang bukan sungai. Tapi sumber mata air tersendiri yang deras,”ungkap Adi.

Kondisi Gua Limbuhang,di Desa Haliau, Kecamatan Batubenawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah Rabu (31/3/2021).
Kondisi Gua Limbuhang,di Desa Haliau, Kecamatan Batubenawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah Rabu (31/3/2021). (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Sebagai pengelola wisata, Gua LImbuhang jelas Adi tak hanya menawarkan keunikan Gua yang airnya berwarna hijau. Tapi juga aliran air di sekitarnya yang selalu jernih, jika tak sedang banjir dan hujan deras.

“Hari ini bisa dilihat, keunikan air di sekitar wisata, walapun air sungai benawa sedang keruh, tetap jernih,”katanya.

Baca juga: Pesona Gua Limbuhang Haliau, Spot Asyik untuk Sobat Ambyar

Wisata alam yang beberapa kali diterjang banjir tersebut, kini kembali bangkit dengan membenahi fasiltas pendukung yang rusak akibat banjir.

Bahkan, kata Adi pihaknya juga berupaya meningkatkan fasilitas untukpengunjung dan saat ini siap kembali menerima kunjungan wisatawan dengan pengawasan protokol kesehatan yang waib ditaati pengelola maupun pengunjung.  (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved