Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021

Mitos-mitos Gerhana Bulan Total, Pernah Dimanfaatkan Christopher Columbus Menakuti Penduduk Jamaika

Gerhana bulan total akan bisa disaksikan lagi pada 26 Mei 2021. Ternyata banyak mitos Gerhana Bulan Total ini di sejumlah belahan dunia.

Penulis: Mariana | Editor: Anjar Wulandari
Daily Express
Ilustrasi Gerhana Bulan.Mitos-mitos Gerhana Bulan Total, Pernah Dimanfaatkan Christopher Columbus Menakuti Penduduk Jamaika 

Suku Hupa percaya bahwa bulan memiliki 20 istri dan banyak hewan peliharaan, kata Krupp.

Sebagian besar hewan peliharaan Bulan adalah ular dan singa gunung.

Ketika Bulan tidak memberi cukup makan untuk mereka, mereka akan menyerang dan membuat Bulan berdarah.

Gerhana Bulan baru akan berakhir ketika istrinya datang untuk menyelamatkan Bulan, jelas Krupp.

Sementara itu, Suku Luiseño di California Selatan meyakini gerhana bulan adalah petanda bahwa bulan sedang sakit.

Para anggota Suku Luiseño pun akan bernyanyi atau melantunkan doa agar Bulan kembali sehat.

Ilustrasi Gerhana Bulan.
Ilustrasi Gerhana Bulan. (Daily Express)

4. Masyarakan Togo

Jarita Holbrook, astronom budaya di Universitas Western Cape, Afrika Selatan, mengatakan bahwa tidak semua budaya memandang gerhana sebagai hal yang buruk.

Orang Batammaliba di Togo dan Benin, Afrika, meyakini bahwa gerhana Bulan terjadi ketika Matahari dan Bulan bertempur.

"Mereka melihatnya sebagai waktu untuk bersatu dan menyelesaikan perselisihan dan kemarahan lama," ujar Holbrook.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Baca juga: 5 Hari Lagi Gerhana Bulan Total alias Super Blood Moon di Indonesia, Inilah Daftar Wilayahnya

Baca juga: DAFTAR Fenomena Langit Juli 2020: dari Matahari di Atas Kabah hingga Gerhana Bulan

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved