Breaking News:

KaltengPedia

KaltengPedia - Profil Pusat Rehabilitasi Orang Utan Nyaru Menteng di Palangkaraya

Pusat rehabilitasi orang utan Nyaru Menteng di Jalan Tjilik Riwut, Palangkaraya, milik Yayasan BOS kini merawat 300 ekor. Ratusan ekor telah dilepas

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
YAYASAN BOS UNTUK BPOST GROUP
Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyarumenteng di Jalan Tjilik Riwut Km 30, Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pusat Rehabilitasi Nyaru Menteng berada di Kompleks Arboretum, Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah.

Tempat yang terletak di Jalan Tjilik Riwut Km 30 arah Kasongan, Kabupaten Katingan, ini milik Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) yang berdiri sejak 1991.

Di pusat rehabilitasi orang utan Nyaru Menteng tersebut, saat ini terdapat sekitar 300 Orang utan.

Satwa itu hasil penyelamatan dari area hutan terbakar, tersesat akibat habitatnya rusak, hingga yang sempat dipelihara warga maupun hasil eksploitasi manusia. Semuanya, diliarkan kembali di pusat rehabilitasi.

Baca juga: BTalk: Wawancara Ekslusif dengan Arga dari Pusat Rehabilitasi Orangutan Palangkaraya

Baca juga: Jaga Habitat Orang Utan di Wilayah Desa Talan, KPH Tabalong Pasang Papan Peringatan

Sejak 2012, Yayasan BOS sampai saat ini telah melepasliarkan 478 Orang utan ke dua situs di Provinsi  Kalteng, yaitu Hutan Lindung Bukit Batikap dan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya.

Satu tempat lagi pelepasliaran Orang utan dari Nyaru Menteng Palangkaraya adalah di Hutan Kehje Sewen, Provinsi Kalimantan Timur. 

Pelepasliaran Orang utan ini adalah yang ke-36 kali di Kalteng dan ke-24 di Kaltim.

Pelepasliaran ini menjadikan jumlah Orang utan yang dilepasliarkan di Hutan Lindung Bukit Batikap menjadi 190 individu dan di Hutan Kehje Sewen menjadi 121 individu.

Baca juga: Wisata Kalteng, Pulau Selat Jadi Tempat Pra Rilis Orangutan

Baca juga: Identifikasi Keberadaan Orang Utan di Hutan Wilayah HSU, Petugas Temukan Puluhan Sarang

Yayasan BOS adalah sebuah organisasi non-profit Indonesia yang didedikasikan untuk konservasi Orang utan dan habitatnya.

Bekerja sama dengan masyarakat setempat, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia serta organisasi mitra internasional.

Yayasan BOS  merawat lebih dari 400 Orang utan dengan dukungan 400 karyawan yang berdedikasi tinggi, serta para ahli di bidang primata, keanekaragaman hayati, ekologi, rehabilitasi hutan, agroforestri, pemberdayaan masyarakat, komunikasi, edukasi, dan kesehatan Orang utan.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved