Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

PSU Pilgub Kalsel, Bawaslu Banjar Temukan Indikasi Pelanggaran di Rekrutmen KPPS

Jelang PSU Pilgub Kalsel, Bawaslu Banjar temukan nama calon KPPS sama dengan SK parpol, petugas lama di Pilkada 2020, ada hubungan sebagai suami istri

banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid
Hairul Falah, anggota Bawaslu Kabupaten Banjar di Kota Martapura, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA  - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banjar menemukan indikasi pelanggaran dalam rekrutmen Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

"Jajaran kami telah menemukan adanya indikasi," kata Hairul Falah, Koordinator Pengawasan dan Hubal Bawaslu Kabupaten Banjar, di Kota Martapura, Provinsi Kalimantan selatan, Senin (24/5/2021). 

Indikasi itu, disebut Hairul Falah, seperti nama calon KPPS sama dengan SK parpol, adanya kesamaan nama dengan KPPS pada pelaksanaan pilkada 9 Desember 2020, indikasi punya hubungan sebagai suami istri.

Ditegaskan Hairul Falah, menjelang pemungutan suara ulang pemilihan gubernur dan wakil gubernur ( PSU PIlgub Kalsel ), pengawasan saat ini adalah pembentukan KPPS untuk di Tempat Pemungutan Suara (PTS) oleh Panitia Pemungutan Suara Desa dan Kelurahan.

Baca juga: PSU Pilgub Kalsel, Logistik Sudah Tiba di Kabupaten Banjar

Baca juga: VIDEO Logistik PSU Pilgub Kalsel Tiba di Tapin, Ketua KPU Sebut Surat Suara Kurang 252 Lembar

"Jajaran kami di tingkat Pengawas Kecamatan maupun pengawas desa atau kelurahan yang mengawasi," katanya. 

Saat ini, Hairul Falah, pihaknya sudah menyampaikan hasil analisis data calon KPPS tersebut secara berjenjang .

Mulai dari PPK tingkat kecamatan, ujarnya, dan meneruskan ke KPU Kabupaten Banjar. Bertujuan, supaya ditindaklanjuti sebagaimana aturan yang berlaku.

Terpisah, Abdul Muthalib, anggota KPU Banjar, mengaku saat ini pihaknya sedang melakukan proses klarifikasi dan konfirmasi atas tanggapan publik terhadap pembentukan KPPS tersebut.

Baca juga: Penjabat Gubernur Pastikan Lokasi PSU Pilgub Kalsel Diliburkan

Baca juga: PSU Kalsel, Tidak Ada di DPT Tak Bisa Ikut Memilih PSU Pilgub Kalsel

Pasca putusan Mahkamah Konstitusi RI, KPU harus melaksanakan PSU Pilgub Kalsel di 502 buah TPS di lima kecamatan se Kabupaten Banjar.

Selanjutnya, KPU mengganti petugas PPK dan KPPS pada pilkada serentak 2020 dengan para petugas yang baru. Artinya, bukan mengaktifkan petugas yang lama di PSU Pilgub Kalsel pada 9 Juni nanti.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved