Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

PSU Pilgub Kalsel, Bawaslu Tapin Temukan 40 Orang Meninggal Masuk Daftar Pemilih

Bawaslu Tapin saat validasi data jelang PSU Pilgub Kalsel di Kecamatan Binuang, menemukan 40 orang sudah meninggal masuk daftar sebagai calon pemilih.

BAWASLU KABUPATEN TAPIN
Jajaran Bawaslu Kabupaten Tapin saat melaksanakan validasi data, bagian dari persiapan melaksanakan pemungutan suara ulang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan selatan ( PSU Pilgub Kalsel ) hanya di wilayah Kecamatan Binuang, Selasa (25/5/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Bawaslu Kabupaten Tapin menemukan sejumlah data pemilih diduga bermasalah di wilayah Kecamatan Binuang.

Itu mereka dapati pada TPS yang akan melaksanakan pemungutan suara ulang pemilihan gubernur dan wakil gubernur ( PSU PIlgub Kalsel ) di Kecamatan Binuang.

Informasi yang dihimpun Banjarmasinpost.co.id, Selasa (25/5/2021), dari pencermatan Bawaslu, ditemukan 40 orang yang sudah meninggal, namun masuk dalam data sebagai pemilih di Kecamatan Binuang.

Ketua Bawaslu Tapin, Thessa Aji Budiono, mengatakan, jajarannya telah mengirimkan surat rekomendasi kepada KPU Kabupaten Tapin.

Baca juga: DPW PKS Kunjungi DPD Partai Golkar, Bahas Persiapan Jelang PSU Pilgub Kalsel

Baca juga: Beroperasi Selama Tujuh Hari, Petugas di Tapin Rapid Antigen 67 Orang

Utamanya, terkait beberapa data pemilih yang diduga tidak memenuhi syarat (TMS) pada PSU PIlgub Kalsel yang digelar tanggal 9 Juni 2021.

"Suratnya sudah disampaikan Ketua Panwaslu Kecamatan Binuang, Ibu Maula Ariefianti, melalui PPK Binuang ," ungkapnya.

Berdasarkan laporan hasil pengawasan Panwaslu Kelurahan dan Desa di wilayah PSU, lanjutnya, tercatat 40 orang yang sudah meninggal dan terdaftar sebagai pemilih.

Baca juga: Geram Spanduk Bernada Politik Uang Bertebaran, Dosen ULM Ini Minta Bawaslu Kalsel Lakukan Penertiban

Baca juga: Purnawirawan dan Warakawuri di Tapin Terima Vaksin Corona AstraZeneca

"Datanya tersebar di 18 TPS dari 24 TPS di Kecamatan Binuang yang diperintahkan wajib melaksanakan PSU pasca Putusan Mahkamah Konstitusi No.124 Tahun 2021 lalu," jelasnya.

Thessa mengatakan data Pemilih TMS tersebut terdiri 18 orang di Kelurahan Binuang, 10 orang di Desa Tungkap, 7 orang di Desa Pualam Sari, 3 orang di Kelurahan Raya Belanti, kemudian di Desa Padang Sari dan Desa Mekar Sari masing-masing 1 orang yang sudah meninggal.

"Terkait data Pemilih yang telah meninggal itu, kami merekomendasikan kepada KPU Kabupaten Tapin beserta jajarannya untuk melakukan pemeriksaan data Pemilih di 24 TPS yang PSU. Jika benar yang bersangkutan (40 orang) telah meninggal agar ditindaklanjuti sesuai peraturan yang berlaku," tegasnya.

Wakil Bupati Tapin, H Syafrudin Noor, mengajak semua pihak mendukung dan menyukseskan Pemungutan Suara Ulang pemilihan gubernur Kalimantan Selatan (PSU Pilgub Kalsel) di Kecamatan Binuang, Sabtu (22/5/2021).
Wakil Bupati Tapin, H Syafrudin Noor, mengajak semua pihak mendukung dan menyukseskan Pemungutan Suara Ulang pemilihan gubernur Kalimantan Selatan (PSU Pilgub Kalsel) di Kecamatan Binuang, Sabtu (22/5/2021). (BANJARMASINPOST.CO.ID/STANISLAUS SENE)

Ia mengatakan, perlunya validasi data Pemilih PSU tersebut agar dalam penyampaian formulir Model C Pemberitahuan Ulang-KWK (undangan) benar-benar diberikan kepada Pemilih yang memenuhi syarat (MS). 

"Apabila masih terdapat undangan yang tidak diserahkan kepada Pemilih, maka KPPS wajib mengembalikan kepada PPK melalui PPS beserta alasannya yang dituangkan dalam Berita Acara. Tujuannya agar sisa undangan tersebut tidak disalahgunakan orang yang tidak berhak, karena itu salah satu potensi penyebab PSU," jelasnya.

Diketahui, jumlah pemilih yang terdaftar dalam DPT di 24 TPS yang akan PSU PIlgub Kalsel di wilayah Kecamatan Binuang sebanyak 6.398 pemilih, dan 3 pemilih yang masuk Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) pada Pemungutan Suara Pilgub Kalsel pada 9 Desember 2020.

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

Penulis: Stanislaus Sene
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved